




Maumere-SuaraSikka.com: Fraksi Partai Golkar di Kabupaten Sikka mendadak menyinggung pemimpin psikopat. Namun siapa pemimpin yang disasar dengan sebutan psikopat tidak digambarkan secara jelas.
Tuduhan pemimpin psikopat disampaikan secara lugas oleh Anggota Fraksi Partai Golkar Maria Angelorum Mayestatis saat menyampaikan Pendapat Akhir atas LKPJ Bupati Sikka Akhir Tahun 2025, Jumat (27/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Maria Angelorum Mayestatis mengawali tudingan tersebut dengan mengutip pikiran Robert D Hare, seorang psikolog forensik Kanada, yang dikenal dengan penelitiannya di bidang psikologi kriminal.
“Psikopat adalah gangguan kepribadian di mana mereka sering terlihat menawan, cerdas, namun tidak memiliki rasa bersalah atau penyesalan atas tindakan merugikan yang mereka lakukan,” kutip Maria Angelorum Mayestatis.
Dia mengatakan Fraksi Partai Golkar menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sikka dan jajaran pemerintah daerah atas penyampaian LKPJ Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintah daerah. Penyampaian laporan keterangan pertangungjawaban kepala daerah, kata dia, bukan sekedar formalitas tahunan tetapi merupakan kewajiban konstitusional yang memiliki konsekuensi politik dan moral terhadap rakyat.
Sebagaimana diatur dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang menempatkan LKPJ sebagai instrumen evaluasi kinerja, bukan sekedar dokumen atministratif.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












