Keluarga Korban Ragukan Profesionalisme Polres Sikka, Minta Mabes Polri Ambil Alih Kasus Pembunuhan Noni

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 146 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi penuntasan kasus pembunuhan STN, Jumat (27/3), di halaman Gedung DPRD Sikka

Aksi demonstrasi penuntasan kasus pembunuhan STN, Jumat (27/3), di halaman Gedung DPRD Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Keluarga korban meragukan profesionalisme Polres Siika dalam mengungkap kasus pembunuhan STN alias Noni. Tak ayal, mereka pun mendesak Mabes Polri agar mengambil alih kasus pembunuhan keji tersebut.

Desakan keluarga korban ini disampaikan saat aksi demonstrasi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Sikka, Jumat (27/3). Keluarga korban meyakini kasus ini akan menjadi lebih terang benderang jika ditangani penyidik yang memiliki sumber daya yang lebih memadai dari penyidik di Polres Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah 1 bulan, tapi kasus ini terkatung-katung. Apakah karena kami ini orang kecil, tidak punya uang, tidak punya harta? Sakit sekali hati ini,” ungkap kecewa ayah korban dari atas mobil orasi di halaman Gedung DPRD Sikka.

Baca Juga :  Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Keraguan keluarga korban terhadap polisi muncul sejak remaja perempuan berusia 14 tahun itu hilang dari rumah pada Jumat (20/2). Keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Kewapante, namun respon aparat kepolisian justeru sangat tidak profesional. Keluarga korban diminta mencari sendiri dengan alasan perempuan remaja mungkin saja lagi main ke rumah teman.

Baca Juga :  Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Keluarga terpaksa mencari sendiri STN yang hilang, hingga akhirnya pada Senin (23/2) menemukan remaja perempuan itu meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar. Barulah setelah itu Polsek Kewapante menuju ke lokasi tempat jasad korban ditemukan.

Seruan ketidakpuasan terhadap profesionalisme Polres Sikka makin kuat setelah hingga 1 bulan sesudahnya penyidik tidak berhasil menemukan sejumlah barang bukti. Setidaknya terdapat 5 barang bukti yang hingga sekarang belum berhasil ditemukan yakni rambut korban, pakaian korban, handphone korban, jari korban yang terpotong, dan bercak darah pada lokasi kejadian.

Berita Terkait

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak
Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:48 WITA

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Selasa, 28 April 2026 - 18:28 WITA

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WITA

100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WITA

Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Berita Terbaru

Pelantikan 21 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka

Daerah

Gerbong PDIP Sikka Mulai Bergerak

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:48 WITA

Kadis Nakertrans Sikka Verdinando Lepe bersama Panitia Pelaksana Hari Buruh usai bertemu Bupati Sikka, Selasa (28/4)

Daerah

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:28 WITA

Penyematan Mahkota Puteri Indonesia 2026 kepada Agnes Aditya Rahajeng

Nasional

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 08:29 WITA