




Maumere-SuaraSikka.com: Material longsor menutup ruas jalan Tanangalu-Paipenga di Kecamatan Paga Kabupaten Sikka. Kondisinya sudah 1 minggu lebih. Akibatnya akses transportasi di Desa Wolorega dan Desa Rejo serta beberapa desa lainnya menjadi lumpuh.
Longsoran terjadi pada Jumat (20/3) lalu akibat hujan deras yang menerjang Kecamatan Paga. Material longsoran berupa batu-batu berukuran besar sehingga sulit dievakuasi secara manual. Butuh alat berat untuk menggusur material longsoran, karena terjadi pada banyak titik.
Ketua BPD Wolorega Henrikus Lando menggambarkan hujan besar saat itu terjadi kurang lebih 6 jam sejak pukul 11.00 Wita. Longsoran pun terjadi dengan berbagai jenis material longsoran, seperti pohon dan batu-batuan berukuran besar.

“Praktis masyarakat tidak bisa lewat ruas jalan Tanangalu-Paipenga,” ujar dia.
Ruas jalan ini terbentang sepanjang 12 kilometer. Akses yang lumpuh ini berefek kepada banyak aspek. Paling dikuatirkan adalah mengganggu pemeriksaan kesehatan ibu-ibu hamil di Poskesdes Wolorega. Mereka harus susah payah berjalan kaki saja menuju fasilitas kesehatan.
Paska longsoran, masyarakat secara swadaya dan gotong royong membersihkan material. Namun, untuk material longsoran berupa batu-batuan sulit sekali dievakuasi. Praktis kendaraan bermotor belum bisa melintas ruas jalan tersebut.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












