Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 4,549 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Andi Alimin dibongkar dan dibakar pelaku pengeroyokan di Desa Pemana, Minggu (7/6)

Rumah Andi Alimin dibongkar dan dibakar pelaku pengeroyokan di Desa Pemana, Minggu (7/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus tindak pidana pengeroyokan dan main hakim sendiri terjadi di Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Satu keluarga di Pulau Kecil (Anano) dilaporkan dikeroyok oleh 30 orang, Minggu (7/6), sekitar pukul 11.00 Wita. Bahkan rumah korban dibongkar dan dibakar.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan laporan sudah diterima Polsek Alok. Selain itu, jelas Ipda Leonardus Tunga, korban juga sempat mendatangi SPKT Pklres Sikka untuk konsultasi.

“Piket SPKT sudah koordinasi dengan Polsek Alok, dan Kanit Reskrim Alok menyampaikan bahwa sudah menghubungi Kapospol Pamana untuk hadirkan para terlapor ke Polsek Alok pada hari ini guna dimintai keterangan,” jelas Ipda Leonardus Tunga.

Andi Alimin, salah seorang korban pengeroyokan

Korban dalam kasus ini berjumlah 5 orang. Mereka adalah Andi Alimin 71 tahun, Wa Ode Kamaria 67 tahun, La Ode Syukur 25 tahun, Andi Aci 39 tahun, dan La Ata 60 tahun.

Infornasi yang dihimpun media ini, menyebutkan saat itu Andi Alimin sedang memotong kayu di bawah pohon sompen. Tiba-tiba dia melihat kerumunan sekitar 30 orang mendatangi rumahnya. Kemudian salah seorang bernama La Bei mengambil parang Andi Alimin, dan kerumunan orang-orang itu langsung mengeroyok Andi Alimin.

Baca Juga :  Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Melihat bapaknya dikeroyok, Andi Aci berupaya membantu menyelamatkan bapaknya. Ternyata perempuan ini juga mengalami nasib sial karena dia juga diserang dan dikeroyok. Pipinya ditampar, dan baju bagian depan ditarik hingga robek.

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru