Saat Andi Aci terjatuh, datanglah suaminya bernama Ode Syukur memberi bantuan kepada istri dan mertuanya. Laki-laki ini juga tidak kuat menahan serangan. Kepalanya dipukul, bahkan dia diancam dengan parang dan palu.
Setelah korban tidak bisa melawan, kerumunan orang ini dengan bengisnya membongkar rumah korban. Rumah yang terbuat dari papan-papan kayu sederhana, dengan gampang dan cepat dilakukan pembongkaran. Barang-barang di dalam rumah dikeluarkan begitu saja, dan setelah itu rumah Andi Alimin pun dibakar.

Dalam kondisi tidak berdaya, Andi Alimin bersama korban lainnya sekitar pukul 13.00 Wita menuju Pos Pol Pemana untuk membuat laporan. Kantor polisi dalam keadaan terbuka, namun tidak ada petugas piket jaga. Korban lalu memutuskan menuju ke Maumere. Dengan menggunakan perahu kecil, korban berangkat ke Maumere, dan membuat laporan polisi di Polsek Alok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari 30 orang yang melakukan pengeroyolan, korban mengenal persis 8 orang pelaku yaitu WA, LH, LU, LB, T, LR, SS, dan SH. Semua pelaku diketahui beralamat di Desa Pemana.
Iptu Leonardus Tunga mengatakan kasus ini sedang ditangani Polsek Alok untuk mencari tahu motif para pelaku melakukan pengeroyokan hingga pembongkaran dan pembakaran rumah korban.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












