Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 2,668 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Andi Alimin dibongkar dan dibakar pelaku pengeroyokan di Desa Pemana, Minggu (7/6)

Rumah Andi Alimin dibongkar dan dibakar pelaku pengeroyokan di Desa Pemana, Minggu (7/6)

Saat Andi Aci terjatuh, datanglah suaminya bernama Ode Syukur memberi bantuan kepada istri dan mertuanya. Laki-laki ini juga tidak kuat menahan serangan. Kepalanya dipukul, bahkan dia diancam dengan parang dan palu.

Setelah korban tidak bisa melawan, kerumunan orang ini dengan bengisnya membongkar rumah korban. Rumah yang terbuat dari papan-papan kayu sederhana, dengan gampang dan cepat dilakukan pembongkaran. Barang-barang di dalam rumah dikeluarkan begitu saja, dan setelah itu rumah Andi Alimin pun dibakar.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos
Barang-barang dalam rumah korban dihambur begitu saja oleh pelaku pengeroyokan

Dalam kondisi tidak berdaya, Andi Alimin bersama korban lainnya sekitar pukul 13.00 Wita menuju Pos Pol Pemana untuk membuat laporan. Kantor polisi dalam keadaan terbuka, namun tidak ada petugas piket jaga. Korban lalu memutuskan menuju ke Maumere. Dengan menggunakan perahu kecil, korban berangkat ke Maumere, dan membuat laporan polisi di Polsek Alok.

Dari 30 orang yang melakukan pengeroyolan, korban mengenal persis 8 orang pelaku yaitu WA, LH, LU, LB, T, LR, SS, dan SH. Semua pelaku diketahui beralamat di Desa Pemana.

Iptu Leonardus Tunga mengatakan kasus ini sedang ditangani Polsek Alok untuk mencari tahu motif para pelaku melakukan pengeroyokan hingga pembongkaran dan pembakaran rumah korban.*** (eny)

Berita Terkait

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat
Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos
SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru
Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah
Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 15:26 WITA

Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:28 WITA

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WITA

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Berita Terbaru

Seorang anak di Paroki Santo Michael Nita menerima Komuni Suci Pertama, Minggu (7/6)

Daerah

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Jun 2026 - 13:28 WITA

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Daerah

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Minggu, 7 Jun 2026 - 07:48 WITA