


Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 84 KK atau 237 penyintas gempa bumi yang mengungsi di Gelora Samador da Cunha Maumere Kabupaten Sikka, Senin (24/8) mulai meninggalkan tempat pengungsian. Mereka kembali ke rumah masing-masing. Sebelum tinggalkan lokasi, dipastikan rumah mereka telah aman.
Sebelum pulang, terlebih dulu mereka menjalani pemeriksaan kesehatan. Para penyintas juga sempat menerima bantuan sembako dari Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kepulangan ratusan penyintas menjadi awal dari perjalanan untuk kembali menata kehidupan. BNPB bersama pemerintah daerah dan lintas sektor terus mempercepat pemulihan hunian dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan sesuai kondisi rumahnya, hingga dapat kembali beraktivitas dengan aman.
“Proses ini menjadi langkah awal pemulihan, sementara BNPB bersama pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan verifikasi rumah rusak untuk memastikan dukungan perbaikan diberikan tepat sasaran,” seru BNPB.
Para penyintas tersebut diketahui melakukan evakuasi mandiri sejak gempa bumi tektonik brrkekuatan 7,7 Magnitudo mengguncang Kabupaten Sikka pada Sabtu (15/8) lalu. Selama satu minggu jumlah penyintas makin bertambah dari hari ke hari.
Setelah melewati masa tanggap darurat dan bertahan dalam ketidakpastian akibat gempa bumi tektonik, ratusan penyintas mulai menyatakan keinginan untuk kembali ke rumah masing-masing.
Masa tanggap dijadwalkan berakhir pada Jumat (28/8).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












