20 Alumni Gowa di Nangahale Jalani Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2020 - 15:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test Alumni Gowa di Aula Kantor Desa Nangahale, Jumat (1/5) (foto: istimewa)

Suasana rapid test Alumni Gowa di Aula Kantor Desa Nangahale, Jumat (1/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 20 orang Alumni Gowa dari Desa Nangahale Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Jumat (1/5), menjalani rapid test.

Pemeriksaan cepat melalui rapid test dilaksanakan di Aula Kantor Desa Nangahale. Tindakan medis ini dilakukan 10 petugas kesehatan dari Satgas Covid Sikka.

Kegiatan ini dipantau langsung Kepala Desa Nangahale, Kapolsek Waigete, anggota Sabhara Polres Sikka, dan Babinsa setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Nangahale Sahanudin membenarkan pelaksanaan pemeriksaan rapid test terhadap 20 Alumni Gowa. Mereka semua merupakan peserta acara Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia.

Dia mengatakan 20 warganya ini sudah kembali beberapa waktu lalu. Mereka tiba tidak bersamaan, karena ada yang melalui jalur udara, ada juga yang melalui jalur laut.

“Setelah tiba, mereka melakukan karantina mandiri sebagaimana yang dianjurkan pemerintah,” ujar Sahanudin.

Baca Juga :  Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Satgas Covid Sikka memberikan perhatian terhadap ruang gerak Alumni Gowa asal Kabupaten Sikka. Hal ini dilakukan menyusul 2 orang Alumni Gowa di Kabupaten Manggarai Barat yang terpapar Covid 19.

Tentang 2 orang terpapar asal Manggarai Barat ini diketahui setelah rilis resmi Satgaa Civid NTT. Kepala Dinas Kesehatan NTT Dominggus Mere memastikan 2 yang terpapar dari Manggarai Barat adalah klaster Gowa.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi siang tadi belum bisa memberikan keterangan. Dia beralasan belum menerima laporan karena tim sedang berada di lapangan.

Informasi yang dihimpun media ini, selain dari Nangahale, masih terdapat Alumni Gowa dari Kabupaten Sikka di beberapa kelurahan, seperti 11 orang Wuring, 2 orang di Beru, 1 orang di Kabor, dan 2 orang di Kota Baru.

Seperti diketahui, acara Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia rencananya digelar selama empat hari mulai 19 Maret 2020 hingga 22 Maret 2020 di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulawesi Selatan. Lokasi Ijtima Ulama Dunia 2020 pun disemprot dengan disinfektan.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Acara tersebut kemudian dibatalkan karena digelar di tengah pandemi Covid-19. Rencananya acara tersebut akan dihadiri sekitar 8.000 orang dari dalam negeri maupun luar negeri.

Beberapa hari sebelum acara tersebut dimulai, warga negara asing dari berbagai negara terlanjur datang ke Gowa. Tercatat ada 474 WNA yang berasal dari 12 negera di dunia.

Tidak hanya itu. Ribuan orang dari berbagai wiayah di Indonesia telah hadir di Gowa.

Saat itu Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah meminta agar para WNA dikarantina agar tidak kontak erat dengan warga sebelum dipulangkan ke negaranya.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA