Pokja Proyek Irigasi Abaikan Intervensi Calo Proyek

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Agustus 2020 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Pokja paket proyek irigasi di Dinas PUPR Kabupaten Sikka sering mendapat tekanan dari calo proyek. Meski demikian mereka mengabaikan intervensi orang-orang tamak itu.

“Ada yang coba-coba mengganggu kerja kami. Tapi kami abaikan. Kami tidak terpengaruh dengan tekanan dari luar,” jelas Fransiskus Metsen, Ketua Pokja 3, Kamis (13/8), di ruang kerjanya.

Dia mengaku belum pernah sekali pun dihubungi pihak-pihak yang ingin intervensi. Yang mengalami justeru kawan-kawannya di dalam Pokja yang dia pimpin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum ada yang langsung ke saya. Tapi lewat teman-teman. Sekali lagi kami tidak peduli dengan mereka,” tegas Frans Metsen.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Dia menjelaskan Pokja 3 sementara ini sedang mengelola 4 paket proyek irigasi. Empat paket proyek itu yakni Rehabilitasi Jaringan Irigasi (JI) Dagelongga di Desa Korobhera Kecamatan Mego senilai Rp 780 juta, dan Rehabilitasi JI di Desa Tilang Kecamatan Nita senilai Rp 660 juta.

Lalu Rehabilitasi JI Puunaka di Desa Done senilai Rp 450 juta dan Rehabilitasi JI Nangapalu di Desa Kolisia senilai Rp 650 juta. Dua paket ini berlokasi di Kecamatan Magepanda.

Sebelum melaksanakan pelelangan, Frans Metsen mengaku sudah melapor ke Bupati Sikka. Orang nomor satu di Kabupaten Sikka itu berpesan agar Pokja bekerja sesuai regulasi.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

“Bupati sudah pesan seperti itu. Jadi kalau ada yang jual-jual nama pejabat, yah tidak mungkin kami percaya. Dan apapun yang terjadi, kami tetap memroses sesuai regulasi,” ujar dia.

Sementara ini, paket proyek Rehabilitasi JI di Desa Tilang Kecamatan Nita sedang berproses. Sedangkan 3 paket lainnya mengalami gagal lelang sehingga dilakukan pelelangan ulang.

Dengan keterangan Frans Metsen ini menunjukkan bahwa calo-calo proyek masih “berkeliaran” untuk melakukan intervensi dalam proses pelelangan.

Aparat penegak hukum diharapkan memonitor pergerakan calo-calo proyek, sehingga mereka tidak seenaknya mendapatkan keuntungan dengan cara-cara kotor.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA