JKN-KIS Bantu Warga Pedalaman

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2020 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 8 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alexia Romana Prudensia

Alexia Romana Prudensia

Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) berhasil membantu warga pedalaman di Kabupaten Sikka.

Alexia Romana Prudensia, 61 tahun, berdomisili di Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok. Namun rumah tinggalnya terletak di pedalaman yang sulit terjangkau pelbagai aspek.

Dia tercatat sebagai peserta JKN-KIS segmen PBI JK. Iuran tiap bulan dibayar dari anggaran pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan ini mengaku beruntung sekali telah menjadi peserta JKN-KIS. Sudah empat kali dia memanfaatkan program ini.

“Saya sangat bersyukur dengan hadirnya program pemerintah melalui JKN-KIS. Meskipun saya tinggal di derah pelosok dan pedalaman, tapi JKN-KIS tetap menyambangi kami dengan memberikan jaminan kesehatan untuk kami warga di daerah terpencil,” ungkap Prudensia.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Sebagai warga yang tinggal di daerah terpencil, dengan penghasilan yang tidak menentu Prudensia merasa terbantu sekali ketika dia mengalami sakit. Dengan hanya bermodalkan KIS, seluruh biaya pengobatan ditanggung negara.

“Kalau sakit, saya tidak perlu kuatir lagi dengan biaya pengobatan. JKN-KIS andalan saya,” ujarnya bangga.

Setidaknya sudah empat kali Prudensia mengandalkan KIS yakni ketika gangguan pada kaki, tegang pada leher, batuk dan flu, serta sakit kepala. Meskipun penyakit yang dialami masih tergolong ringan, Prudensia bersyukur karena bisa dibantu melalui program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan itu.

“Gratis semuanya. Tidak ada biaya tambahan,” ujar dia.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Awalnya perempuan ini kuatir memikirkan biaya pengobatan. Namun rasa kuatir pun hilang setelah mendapat penjelasan bahwa peserta JKN-KIS mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan termasuk biaya pengobatan.

“Sekarang kalau sakit, saya merasa tenang, karena ada KIS,” ungkap dia sambil menunjukkan KIS miliknya.

Prudensia juga menceritakan pengalamannya saat berobat. Dia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik. Tidak ada perbedaan antara pasien umum dan pasien peserta JKN-KIS.

Prudensia yang setiap hari menggarap kebun dengan pendapatan minus malum, berkali-kali menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan selaku lembaga penyelenggaran jaminan kesehatan. Dia berharap BPJS Kesehatan dan program JKN-KIS terus hadir untuk membantu masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA