Maumere-SuaraSikka.com: Tim Medis Satgas Covid Sikka berhasil melakukan treking terhadap 84 orang yang dikabarkan berkontak erat dengan R, pasien positip corona.
Penelusuran kontak erat difokuskan pada dua tempat yakni di rumah Abdul Majid di
Nangahure Lembah Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat, dan di rumah seorang keluarga yang terletak Kampung Bugis Kecamatan Magepanda.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan R diketahui selama satu minggu tinggal di rumah Abdul Majid. Sementara itu saat dipastikan positip corona, R sedang berada di Kampung Bugis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang kami tahu hanya di dua tempat itu. Nanti kita dalami lagi, dia ke mana saja. Masalahnya pasien ini kadang-kadang tidak kooperatif,” jelas Petrus Herlemus.
Penelusuran di Nangahure Lembah dilaksanakan Senin (19/10), sebelum R dievakuasi ke ruang isolasi Dinkes. Petugas medis mendapatkan 46 kontak erat, dan langsung mengambil swab dari 5 orang yang terkategori kontak erat ring satu.
“Mestinya ada 6 orang, namun satunya seorang bayi, dia menolak waktu diambil sampel,” tambah Petrus Herlemus.
Sementara itu penelusuran kontak erat di Magepanda baru dilaksanakan Selasa (20/10) pagi tadi. Petugas medis berhasil mendapatkan 38 orang kontak erat, di mana 14 orang langsung melakukan swab, dan sisanya 24 orang hanya menjalani rapid test.
Petrus Herlemus menambahkan 19 sampel swab kontak erat rencananya akan dikirim Rabu (21/10) ke Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes Kupang. Dia berharap hasilnya dapat diketahui secepat mungkin.*** (eny)















