Batal Aksi Jilid Dua, PMKRI Alasan Bertemu Uskup Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PMKRI Maumere bertemu Uskup Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira di Istana Keuskupan, Jumat (7/9)

PMKRI Maumere bertemu Uskup Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira di Istana Keuskupan, Jumat (7/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Rencana Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas Morus Cabang Maumere untuk menggelar aksi damai jilid dua, Jumat (7/9), terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah, akhirnya dibatalkan. Aktifis mahasiswa itu beralasan menunda aksi damai, karena pada saat yang sama harus bertemu Uskup Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira.
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Maumere Alvin Aha menjelaskan awalnya PMKRI Maumere menjadwalkan aksi damai jilid dua pada Jumat (7/9). Namun dalam persiapan aksi lanjutan, PMKRI Maumere menilai masih ada banyak hal yang harus didiskusikan dengan beberapa pihak yang menjadi landasan pergerakan PMKRI Maumere.
“Oleh karena itu hari ini kami membatalkan aksi damai jilid dua. Hari ini kami jadwalkan bertemu Uskup Maumere. Kapan aksi lanjutan, nanti akan kami sampaikan,” jelas Alvin Aha.
Pertemuan dengan Uskup Maumere berlangsung di Istana Keuskupan, difasilitasi oleh Moderator PMKRI Maumere Romo Laurens Bate. Pertemuan tersebut lebih banyak membicarakan pergerakan PMKRI Maumere di bawah 3 benang merah yang menjadi spirit mereka.
Dalam diskusi yang berlangsung santai selama kurang lebih 2 jam, Uskup Maumere banyak memberikan masukan dan motivasi. Uskup Maumere mengingatkan PMKRI Maumere sebagai gerakan kaum muda harus membawa teladan gerakan Kristus bagi nusa dan bangsa.
“Bapa Uskup sampaikan bahwa sebagai manusia yang berintelek harus lebih menganalisa terkait persoalan yang diangkat ke publik. Kaum intelek harus bicara berbasiskan data,” demikian Alvin Aha menjelaskan kepada media ini.
Sebelumnya diberitakan PMKRI Maumere bakal turun ke jalan lagi. Mereka masih mengusung isu yang sama terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah. Aksi damai jilid 2 ini direncanakan berlangsung Jumad (7/9) mendatang.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Maumere Alvin Aha mengatakan dari aksi damai pekan lalu pihaknya sudah melakukan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan PMKRI Maumere belum mendapatkan keterangan yang memuaskan terkait dana pengamanan pemilihan kepala daerah.
“Waktu audiens dengan PMKRI Maumere, Kapolres Sikka tidak begitu jelas memberikan klarifikasi. Karena itu kami memandang perlu untuk melakukan aksi damai jilid dua, untuk meminta Kapolres Sikka memberikan klarifikasi berbasis kinerja,” ujar mahasiswa Unipa Maumere ini, Selasa (4/9) di Maumere.
Pada aksi damai pekan lalu, PMKRI Maumere menyebutkan dana pengamanan pemilihan kepala daerah yang diterima Polres Sikka sebesar Rp 5.895.012.000. Dari hasil investigasi yang dilakukan, PMKRI Maumere mengungkap dana yang terserap pada 426 personil hanya sebesar Rp 853 juta. Mereka menduga Kapolres Sikka telah melakukan korupsi dana pengamanan pemilihan kepala daerah.*** (eny)

Berita Terkait

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator
Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi
Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:14 WITA

Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA