Maumere-SuaraSikka.com: Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus, Selasa (18/9), berpamitan dengan pimpinan dan anggota DPRD Sikka. Dia resmi menyelesaikan tugasnya di Kabupaten Sikka. Sebagian besar anggota DPRD Sikka merasa kehilangan seorang sosok pemimpin.
“Hari ini saya akan berangkat ke Kupang, dan tidak kembali lagi, karena tugas saya di sini sudah selesai. Lopa moro, saya hanya bisa menjalankan tugas sesuai kewenangan,” ujar Flori Mekeng di depan paripurna DPRD Sikka.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Propinsi NTT tersebut dipercayakan Gubernur NTT Frans Lebu Raya sebagai Penjabat Bupati Sikka sejak 20 Juli 2018. Putra asli Kabupaten Sikka ini telah menyelesaikan tugasnya secara baik. Tugasnya berakhir seiring dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sikka yang akan dilaksanakan pada Kamis (20/9) di Kantor Gubernur NTT.
Kata pamit yang disampaikan Flori Mekeng, rupanya tidak cukup bagi segenap anggota DPRD Sikka. Ketua Fraksi Partai Demokrat Agustinus Romualdus Heny meminta waktu untuk menyampaikan sikap fraksi tehadap kehadiran Flori Mekeng selama 2 bulan di Kabupaten Sikka. Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa yang memimpin rapat paripurna mempersilakan fraksi-fraksi mengutarakan sikap politik.
Berita Terkait:
- Bupati dan Wabup Sikka Dilantik 20 September
- Ratusan Orang Berekspresi di Lokasi Car Free Day
- Flori Perjuangkan Abrasi Pantura Rp 60 Miliar di BNPB
- Flori Mewkeng Beri Strategi Pengembangan Desa Inovatif
- Target PAD Turun Drastis, DPRD Sikka Kecam Pemerintah
- Flori Mekeng: Pemimpin Harus Dengar Keinginan Rakyat
Delapan fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Sikka secara umum memberikan apresiasi positip atas kepemimpinan Flori Mekeng. DPRD Sikka menilai Flori Mekeng telah memberikan kontribusi lebih dalam bentuk pemikiran, terobosan dan solusi, meski waktu hanya 2 bulan saja. Mereka justeru berharap Flori Mekeng bisa lebig berlama-lama lagi di Kabupaten Sikka.
“Waktu 2 bulan terlalu singkat, tapi Fraksi PDI Perjuangan merasakan sungguh kepemimpinan Penjabat Bupati Sikka. Sangat cepat dan tepat memberikan solusi terhadap semua persoalan yang diangkat fraksi-fraksi,” tanggap Ketua Fraksi PDI Perjuangan Darius Evensius.
Agustinus Romualdus Heny menyebut Flori Mekeng adalah pemimpin solutif. Fraksi Partai Demokrat mencatat setidaknya tiga hal berkesan yang dilakukan Flori Mekeng. Tiga hal itu adalah menyelesaikan kisruh pembangunan SMAN Doreng, menyelesaikan kisruh pembangunan Puskesmas Kota, serta menggerakan eliminasi rabies dan menetapkan car free day pada setiap hari Sabtu.
“Hanya 2 bulan, tetapi yang dilakukan Penjabat Bupati Sikka ternyata melampaui dari apa yang kami harapkan. Fraksi Partai Demokrat memberikan nilai A plus kepada Saudara Flori Mekeng,” tukas mantan Wakil Ketua DPRD Sikka yang biasa dipanggil Heni Doing itu.
Pendapat yang agak lagak disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem Siflan Angi. Dia menyebut Flori Mekeng adalah pemimpin yang jujur, bijak, dan tegas. Bereferensi pada jiwa kepemimpinan Flori Mekeng, dia mengatakan Kabupaten Sikka membutuhkan sosok pemimpin seperti itu, bukan pemimpin yang pintar dan banyak obral janji.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT















