Flori Perjuangkan Abrasi Pantura Rp 60 Miliar di BNPB

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 09:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 78 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus pose bersama Sekretaris Utama BNPB Doddy Ruswandi, Kamis (6/9) di Jakarta;

Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus pose bersama Sekretaris Utama BNPB Doddy Ruswandi, Kamis (6/9) di Jakarta;

Maumere-SuaraSikka.com: Meski hanya tinggal dua minggu bertugas sebagai Penjabat Bupati Sikka, Mekeng P. Florianus terus bergerak melakukan gebrakan dan terobosan. Kali ini dia tengah berjuang dana Rp 60 miliar di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk abrasi wilayah pantai utara.
Flori Mekeng berangkat menuju Jakarta pada Rabu (5/9). Keesokan harinya dia bersilaturahmi dengan Pimpinan BNPB di Graha BNPB Jalan Pramuka Kavling 38 Jakarta Timur. Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka Even Edemoeko, dalam rilisnya kepada media, menyebut silaturahmi tersebut bertujuan untuk memperjuangkan dana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (RRPB) sebesar Rp 60 miliar.
“Dana tersebut diminta untuk membangun waterbreak atau pemecah gelombang di pantai utara Kabupaten Sikka, yakni di Kecamatan Kangae,” tulis Even Edomeko yang bersama Kepala BPBD Kabupaten Sikka Muhammad Daeng Bakir mendampingi Penjabat Bupati Sikka.
Flori Mekeng diterima oleh Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi dan Direktur Penilaian Kerusakan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Tetty Saragih. Penjabat Bupati Sikka yang juga pernah menjabat sebagai Kepala BPBD Propinsi NTT itu menemui dua pejabat tersebut di ruang kerja masing-masing.
Melalui silaturahmi tersebut, Flori Mekeng menyampaikan ucapan terima kasih karena BNPB telah mengirimkan Tim Verifikasi pada awal Agustus 2018 lalu. Tim Verifikasi yang datang ke Maumere, menyusul proposal dari pemerintah daerah setempat tentang pembangunan waterbreak di Desa Habi dan Desa Watumilok, tepatnya dari Pantai Paris Lokaria hingga Waipare.
“Kami sadar. Bukan hanya Kabupaten Sikka yang menderita bencana dan membutuhkan dana RRPB. Tentu juga Saudara-Saudara di daerah lain di Indonesia ini. Tapi kami perlu datang menyampaikan terima kasih kami, agar setidaknya map usulan kami berada paling atas dalam berkas Pimpinan BNPB,” demikian penyampaian Flori Mekeng.
Terhadap permintaan Flori Mekeng, Direktur Penilaian Kerusakan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Tetty Saragih menanggapinya dengan santai. Dia meminta Penjabat Bupati Sikka tenang saja, karena Tim Verifikasi telah melihat secara langsung, dan hasilnya juga telah dilaporkan. Berdasarkan laporan Tim Verifikasi, BNPB telah menilai layak.
Meski demikian Tetty Saragih mengingatkan bahwa saat ini dana RRPB sudah semakin sedikit, apalagi prosedurnya juga sudah berbeda. Setelah ada penilaian layak, BNPB harus mengusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapat persetujuan.
“Jika disetujui, dana tersebut akan diberikan sebagai dana hibah. Nantinya ditandatangani Dirjen Perimbangan Keuangan bersama Bupati. Dana itu nanti masuk dalam struktur APBD. Proyeknya dilaksanakan sesuai mekanisme pelelangan, dan diawasi DPRD setempat,” jelas Tetty Saragih.
Sementara itu Sekretaris Utama BNPB Dody Ruswandi menjelaskan pihaknya akan memperhatikan serius usulan Kabupaten Sikka. Pada minggu ketiga September ini, BNPB akan melayangkan proposal Kabupaten Sikka ke Menteri Keuangan, bersama dengan usulan rehabilitasi Lombok.
Proposal dari Kabupaten Sikka dikirim pada 21 Maret 2018 oleh Pelaksana Tugas Bupati Sikka Paolus Nong Susar. Dia menindaklanjuti itu menyusul Surat Pernyataan Bencana yang diterbitkan Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera pada 5 Februari 2018 lalu. Dalam proposal itu, disebutkan ada satu jenis pekerjaan dengan dua spot, yakni pemecah gelombang di Desa Watumilok dan di Desa Habi, masing-masing sebesar Rp 30 miliar.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terbaru

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA