Judi KP Masih Berjalan, Bandar Anggap Remeh Polisi

0
182
Judi KP Masih Berjalan, Bandar Anggap Remeh Polisi
Tiga orang warga yang terlibat peredaran judi kupon putih sedang diinterogasi anggota Sat Intel Polres Sikka, Sabtu (15/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Aparat keamanan Polres Sikka, Rabu (12/12), mencokok dua pengepul dan satu penjual togel atau kupon putih (KP). Namun upaya ini belum membuat jera para bandar. Pada Sabtu (15/12), polisi kembali menggelandang empat orang yang terlibat aktifitas judi ilegal ini. Itu artinya para bandar yang mengusahakan judi tanpa izin ini terkesan dengan tahu dan mau menganggap remeh kinerja kepolisian.
Empat orang yang terlibat judi ditangkap di tiga tempat berbeda. Sat Intel Polres Sikka menangkap seseorang di Kecamatan Waigete. Dari hasil pengembangan, diketahui penjual di Waigete ini mengirim ke seorang pengepul yang tinggal di Bolawolon Kecamatan Kangae.
Polisi pun bergerak ke Bolawolon dan berhasil meringkus dua orang lagi di sebuah rumah. Saat itu persis ada transaksi, dan polisi menangkap tangan seorang perempuan dan seorang laki-laki. Perempuan ini adalah istri dari seorang pengepul, yang saat itu sedang tidak ada di rumahnya. Sementara seorang laki-laki lain yang ditangkap saat itu sedang melakukan rekapitulasi penjualan KP.
Pelaku di Waigete dan pengepul di Bolawolon masuk dalam jaringan yang sama. Mereka menyetor ke seorang bandar di Kota Maumere yang berinitial RT. Sebelumnya, nama RT juga disebut-sebut oleh seorang pengepul yang ditangkap di Kecamatan Koting. Sepertinya RT ini seorang bandar yang tidak pernah takut dengan aparat kepolisian.

Berita Terkait:


Polisi sempat menyita 1 buah handpone dari pelaku Waigete. Di dalam handphone tersebut terdapat percakapan antara pelaku Waigete dan pengepul Bolawolon pada Rabu (12/12) malam. Pengepul Bolawolon mengingatkan pelaku Waigete agar tidak kerja pada Kamis (13/12), karena seorang pengepul di Koting ditangkap polisi. Dia menginstruksikan untuk aktif kembali pada Sabtu (15/12), dengan catatan kerja secara rapi, dan harus sudah selesai pukul 16.00 Wita.

Hingga kini pengepul Bolawolon masih kabur dari rumah. Istrinya sudah mencoba mengontaknya melalui telepon selular, tapi dia tidak menjawabnya. Sang istri mencoba mengirim pesan singkat, namun tidak juga dibalas. Polisi masih menunggu kedatangan pengepul Bolawolon untuk mempertanggungjawabkan keterlibatannya dalam aktifitas KP.
Sementara itu pada saat yang sama Sat Reskrim Polres Sikka menangkap  seorang laki-laki di Tanangalu Kecamatan Mego. Laki-laki ini adalah penjual KP yang saat itu berencana menyetor ke seseorang yang adalah pengepul. Polisi pun bergerak ke rumah pengepul, namun mengetahui kehadiran polisi, pengepul ini langsung kabur melarikan diri.
Beberapa pihak memberi apresiasi atas kinerja Polres Sikka yang berhasil mencokok orang-orang yang terlibat pada peredaran judi KP. Namun mereka berharap polisi tidka saja menangkap para penjual atau pengepul, tapi juga harus menangkap bandar-bandar yang menggerakkan usaha ilegal ini.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini