Pius Lustrilanang: NTT Bukan Target Menang, Tapi Tipiskan Kekalahan

    0
    381
    Pius Lustrilanang: NTT Bukan Target Menang, Tapi Tipiskan Kekalahan
    Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Pius Lustrilanang
    Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Pius Lustrilanang mengakui Prabowo-Sandi masih cukup berat menghadapi Pemilihan presiden (pilpres) 2019 di wilayah Propinsi NTT. Karena itu wilayah ini bukan target untuk meraih kemenangan, tetapi sebaliknya untuk menipiskan kekalahan.
    Kondisi politik ini disampaikan Pius Lustrilanang, Senin (25/2), di Gedung Sikka Convention Center (SCC) Maumere. Dia menyampaikan itu di depan Relawan TPS, serta kader dan pengurus Partai Gerindra dari enam kabupaten yakni Kabupaten Sikka, Ngada, Nagekeo, Ende, Flores Timur dan Lembata. Hadir juga dalam momen ini yakni Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno.
    “Kita di sini bukan target menang, tapi menipiskan kekalahan. Dan tetap mempertahankan kursi Pimpinan DPRD, memperbanyak kursi di kabupaten/kota. Itu target kita. Kita mau menunjukkan pertempuran yang terbaik yang kita kasih untuk perubahan republik ini. Kami dukung penuh program-program Prabowo-Sandi, kami percaya fokus adalah ekonomi,” ujar politisi yang dikabarkan pernah diculik pada tahun 1998 lalu.
    Selain NTT, Pius Lustrilanang juga menyebut beberapa wilayah yang dianggapnya berat untuk memenangkan Prabowo-Sandi, seperti Propinsi Papua, Sulawesi Utara, dan juga Bali. Dia mengakui propnsi-propinsi di wilayah Indonesia bagian timur cukup berat tantangannya.
    “Kami hanya berjanji untuk berjuang dengan sebaik-baiknya, meskipun berat. Kita tahu Indonesia timur berat, Papua masih berat, NTT masih berat, Sulut masih berat, Bali masih berat,” urai dia.
    Dia juga menyebut secara umum di Propinsi NTT Partai Gerindra mengalami tekanan yang cukup berat. Pada Pilpres lima tahun lalu, katanya, Prabowo-Hatta Rajasa hanya memperoleh 34 persen lebih suara. Padahal waktu itu belum ada isu yang keras. Kondisi ini berbeda sekarang ini, karena Partai Gerindra mendapatkan isu yang keras sebagai partai yang anti kebhinekaan dan pro ormas radikal.
    “Pa Sandi, di sini awalnya para caleg takut memasang foto Prabowo-Sandi di samping foto mereka. Saya bilang Pa Prabowo berjuang, kalian kabur begitu saja. Tidak! Pasang foto Prabowo-Sandi di sticker kalian,” tegas dia.
    Pius Lustrilanang mengingatkan para Relawan TPS untuk bekerja secara sistematis dan menjaga kemenangan di TPS masing-masing. Dia mengatakan pertempuran terjadi di TPS, karenanya setiap relawan harus benar-benar menjaga kemenangan.*** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini