17 Kecamatan di Sikka Rawan DBD

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Januari 2020 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 17 dari 21 kecamatan di Kabupaten Sikka, dipastikan rawan serangan demam berdarah dengue (DBD). Masyarakat diminta untuk terus waspada dengan melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Helermus menyebutkan 4 kecamatan yang tidak terdampak DBD yakni PaluE, Nele, Waiblama, dan Mapitara. Sementara terdapat empat kecamatan berisiko tinggi yakni Magepanda, Alok, Alok Timur, dan Alok Barat.
Data yang dihimpun dari seluruh puskesmas, katanya, sampai dengan hari ke-22 di tahun ini, tercatat sudah 184 orang yang diserang DBD. Di antaranya ada 2 anak yang meninggal. Pemerintah daerah setempat telah menetapkan daerah itu sebagai kejadian luar biasa (KLB) DBD.
“Pa Bupati baru menandatangani pernyataan KLB. Jadi kita harus menyatakan KLB karena sesuai Permenkes Nomor 15 Tahun 2001 kita sudah memenuhi syarat untuk masuk zona KLB,” ujar Petrus Helermus di rumah jabatan sementara Bupati Sikka di Jalan Lingkar Luar Kecamatan Alok Timur, Rabu (22/1).
Dia mengatakan dengan jumlah pasien DBD yang terus meningkat, menyusul dikeluarkannya pernyataan KLB, maka dia meminta seluruh elemen masyarakat harus bergerak untuk mengantisipasi dan menurunkan jumlah pasien DBD.
Hemat dia pencegahan hanya bisa diatasi dengan pola hidup bersih dan sehat. Karena itu dia mengharapkan adanya gerakan bersama membersihkan lingkungan dengan cara 3M plus.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Tanggapi Isu Daerah, Undana dan Pemkab Sikka Jajaki Kerja Sama Strategis Tahun 2027

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WITA

Kabar Gembira! SMKS Yohanes XXIII Maumere Buka Jurusan Kecantikan dan SPA, Tenaga Didik Seorang Guru Muda Cantik

Berita Terbaru