Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah orang yang reaktif hasil rapid test di Kabupaten Sikka semakin banyak. Hari ini Sabtu (2/5) bertambah lagi 10 orang.
Sebanyak 10 orang yang reaktif itu terdiri dari 9 eks penumpang KM Lambelu yang rapid test ketiga kalinya, dan 1 orang Jamaah Tabligh yang baru pertama kali rapid test.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan 10 orang yang reaktif itu sudah dievakuasi malam ini ke Gedung SCC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hasil rapid test hari ini, 10 reaktif. Semuanya langsung evakuasi ke Gedung SCC,” ujar Petrus Herlemus, Sabtu (2/5) malam.
Petugas kesehatan dari Satgas Covid Sikka hari ini melakulan rapid test terhadap 27 penghuni karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sekitar pukul 10.00 Wita.
Mereka yang berada di lokasi ini yakni 24 eks penumpang Lambelu, dan 3 pelaku perjalanan lewat udara dan darat.
Pada sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, 1 orang Jamaah Tabligh peserta Ijtima Ulama Dunia di Gowa, menjalani rapid test di UPT Laboratorium Dinkes.
Dengan bertambahnya 10 orang reaktif hasil rapid test, maka hingga kini sudah tercatat 38 orang yang reaktif dari hasil rapid test, yang sedang menunggu pemeriksaan swab.
Sebelumnya 9 eks penumpang Lambelu dinyatakan reaktid hasil rapid test kedua. Kini mereka sedang berada di ruang isolasi RSUD TC Hillers.
Menyusul lagi 19 orang reaktif dari hasil rapid test pada Jumat (1/5), terdiri dari 10 orang Alumni Gowa, dan 9 orang eks penumpang Lambelu.*** (eny)















