Linda Tidak Menyangka Biaya Persalinan Ditanggung JKN-KIS

    0
    89
    Linda Tidak Menyangka Biaya Persalinan Ditanggung JKN-KIS
    Marlinda Melda

    Maumere-SuaraSikka.com: Marlinda Melda, 28 tahun, benar-benar mengalami sukacita. Dia tidak menyangka biaya persalinan anaknya ditanggung program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

    Ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka itu pun dengan haru menceritakan pengalamannya.

    Sejak usia kehamilan 3 bulan, Linda – demikian panggilannya – selalu rajin memeriksakan kehamilan di Puskesmas Wolomarang. Dia pun tidak segan-segan berkonsultasi dengan dokter.

    Saat konsultasi, lanjut dia, dokter di Puskesmas Wolomarang selalu mengingatkan agar tidak lupa membawa KIS yang dibagikan pemerintah.

    “Saya bersyukur karena sebagai peserta JKN-KIS, saya memiliki KIS. Jadi setiap kali ke Puskesmas saya selalu bawa KIS seperti yang diingatkan dokter,” terang Linda yang ditemui akhir Mei lalu.

    Alhasil, saat dirawat di Puskesmas Wolomarang, dia mendapatkan pelayanan yang baik. Bahkan dia tidak mengeluarkan uang untuk biaya pelayanan kesehatan.

    Karena mengalami penyakit kulit, perempuan ini dianjurkan berobat di RSUD TC Hillers Maumere, sekaligus melahirkan di sana. Di fasilitas kesehatan ini pun dia tidak mengeluarkan biaya.

    Dia mengaku penuh haru karena sejak dari Puskesmas Wolomarang hingga dirujuk dan melahirkan di RSUD TC Hillers Maumere, dia tidak pernah dipungut biaya sesen pun.

    “Semua biaya ditanggung sepenuhnya oleh Program JKN-KIS. Benar-benar hebat program ini,” kesan dia.

    Linda mengaku bersyukur atas kehadiran program JKN-KIS di Indonesia ini. Dia tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada dirinya, jika tidak ada program ini.

    “Kalau program ini tidak ada, tentu saja saya akan membayar biaya persalinan yang cukup besar. Makanya saya bersyukur sekali dengan hadirnya program ini. Terus terang saya sangat terbantu,” ungkap dia.

    Pengalaman yang dia dapatkan ini menjadi kesan yang tidak terlupakan. Dia pun menyarankan kepada semua orang agar segera mendaftarkan diri menjadi peserta mandiri JKN-KIS. Dia juga menganjurkan agar peserta JKN-KIS tidak menunggak iuran setiap bulan.

    “Ayo, daftar jadi peserta dan rutin bayar iuran. Jangan tunggu sakit baru ingin daftar atau baru mau bayar iuran,” ajak perempuan yang baru saja melahirkan buah hatinya.

    Linda berharap Ia program JKN-KIS dapat berjalan terus dan semakin dipercaya masyarakat. Berangkat dari pengalamannya, dia meyakini sekali program JKN-KIS memiliki banyak manfaat.

    Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah hadir di tengah masyarakat melalui program JKN-KIS.

    Dia juga berterimakasih kepada BPJS Kesehatan sebagai lembaga penyelenggara, serta fasilitas kesehatan yang telah memberikan pelayanan kesehatan dengan baik.*** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini