Tiga Tahun Rutin Berobat, Penderita Stroke Apresiasi JKN-KIS

0
13
Tiga Tahun Rutin Berobat, Penderita Stroke Apresiasi JKN-KIS
Petronela Pure

Maumere-SuaraSikka.com: Petronela Pure, 55 tahun, sudah 3 tahun ini rutin berobat akibat penyakit stroke yang dideritanya. Dia memberikan apresiasi atas program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dan pelayanan yang dia terima selama itu.

Perempuan ini punya alasan tersendiri untuk memberikan apresiasi. Bagaimana tidak, selama 3 tahun itu dia tidak mengeluarkan biaya sepeser pun.

“Saya stroke sudah 3 tahun, dan selama ini rutin kontrol dan berobat. Tapi saya tidak pernah keluarkan biaya. Semuanya ditanggung JKN-KIS,” ungkap dia baru-baru ini.

Petronela Pure yang akrab disapa Eti, terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Kelas I.

Mulanya Guru TK Panti Rini kuatir ketika mendapat serangan stroke. Dia membayangkan biaya pengobatan yang besar.

“Penyakit stroke kan proses penybuhannya lama. Dan tentu butuh biaya yang tidak sedikit. Apalah artinya saya yang hanya seorang Guru TK,” ujar dia.

Saat pertama melakukan kontrol ke RSUD TC Hillers Maumere, Eti mulai dililit rasa takut. Dia begitu ingin mendapatkan kesembuhan, tapi dia juga wanti-wanti dengan tingginya biaya pengobatan.

Rupanya kekuatiran perempuan ini tidak beralasan. Ternyata program JKN-KIS hadir memberikan solusi yang tepat, dengan membiayai semua biaya pengobatan.

“Saya baru sadar, ternyata menjadi peserta JKN-KIS itu membawa manfaat yang besar sekali. Inilah jawabannya, kenapa kita harus rutin membayar iuran,” ungkap dia.

Setiap kali strokenya kambuh, Eti harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dia mendapatkan pelayanan yang baik, tidak jauh berbeda dengan pasien umum lainnya.

Eti berharap program JKN-KIS terus ada di Indonesia karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Sulit membayangkan kalau tidak ada JKN-KIS. Karena itu program ini harus dipertahankan,” ungkapnya bersemangat.

Dia menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat langsung pada program ini, khususnya kepada BPJS Kesehatan selaku lembaga penyelenggara.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini