Satnarkoba Sikka Amankan 1 Paket Sabu dari Pria asal Jeneponto

0
35
Satnarkoba Sikka Amankan 1 Paket Sabu dari Pria asal Jeneponto
Tersangka S, pemilik sabu-sabu (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Anggota Satnarkoba Polres Sikka, Selasa (28/7), berhasil mengamankan 1 paket sabu-sabu dengan berat 0,19 gram dari seorang pria yang berasal dari Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan.

Pria berusia 22 tahun yang diketahui initial S ini, langsung digelandang ke Mapolres Sikka. Kini polisi sedang mendalami dan mengembangkan dugaan jaringan dan sindikat dalam kasus ini.

Kapolres Sikka melalui Kasubag Humas Iptu Petrus Kanisius menjelaskan pengungkapan kasus narkoba ini berkat informasi yang diperoleh dari masyarakat.

“Sehari sebelumnya Tim Satnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Alok Barat,” ujar Petrus Kanisius.

Dari informasi tersebut, Tim Satnarkoba yang dipimpin Aipda Hendrikus Alfridus mulai melakukan penyelidikan. Tim Satnarkoba mendapatkan informasi terkait terduga tersangka berikut ciri-cirinya.

Pada Selasa (28/7) sekitar pukul 15.30 Wita, Tim Satnarkoba menghentikan sebuah kendaraan jenis Daihatsu di Jalan Raya Maumere-Magepanda, persisnya di dekat Gereja Nangahure di Kelurahan Wuring.

Daihatsu Grand Max berwarna hitam dengan nomor kendaraan DD 8340 BA itu, mengangkut sofa, dikemudikan oleh S.

Tim Satnarkoba langsung melakukan penggeledahan terhadap S. Dari penggeledahan, ditemukan 1 bungkus dos rokok Surya 12 pada kantong celana bagian depan sebelah kanan, yang dipakai S saat itu.

Setelah diperiksa isi dos rokok tersebut, Tim Satnarkoba menemukan 1 paket plastik klip bening yang berisi narkotika jenis sabu dan 1 buah kaca pires. Tim Satnarkoba juga mengamankan handphone merek Vivo berwarna hitam, milik S.

“Saat ditanya soal kepemilikan sabu-sabu, S mengaku narkotika itu milik dia,” tambah Petrus Kanisius.

Dari hasil pengembangan, S mengakui sabu-sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinitial C. Dia membeli tunai senilai Rp 200.000.

“Saat ini tim sedang melakukan pengembangan terhadap orang yang berinisial C, sesuai pengakuan S,” jelas Petrus Kanisius.

S, pria asal Jeneponto ini, diketahui sebagai seorang wiraswasta, yang berdomisili di Desa Namangkewa Kecamatan Kewapante Kabupaten Sikka.

Atas pengungkapan kasus ini, polisi telah membuat Laporan Polisi Nomor LP.A/170/VII/2020/NTT/RES SIKKA tentang Tindak Pidana Narkotika.

Polisi telah menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu dari tangan S. Sabu-sabu seberat 0,19 gram netto tersebut telah disisihkan sebanyak 0,03 gram untuk uji laboratorium.

Polisi juga telah melakukan uji Labfor di Denpasar Bali, dan dinyatakan positif mengandung methamphetamine.

S kini mendekam pada tahanan Mapolres Sikka untuk bertanggungjawab atas tindak pidana yang dilakukan. Penyidik menjeratnya dengan Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika

Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini