Pasutri dari Balikpapan Jalani Rapid Test di Lokasi Karantina Terpusat

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Agustus 2020 - 09:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yosef Kanisius menjalani rapid test, Kamis (6/8)

Yosef Kanisius menjalani rapid test, Kamis (6/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Pasangan suami istri dari Balikpapan Kalimantan Timur, Yosef Kanisius dan Petronela Mazi, akhirnya menjalani rapid test di lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Kamis (6/8).

Rapid test dilakukan sesuai permintaan pasutri tersebut. Keduanya ingin kembali ke kampung halaman mereka di
Dusun Kloang Desa Teka Iku Kecamatan Kangae, tetapi harus terlebih dahulu mengantongi hasil rapid test.

Rapid test dilaksanakan sekitar pukul 15.00 Wita, setengah jam setelah pasutri ini mengajukan permohonan lisan kepada Dokter Santi Delang.

Pasutri dari Balikpapan Jalani Rapid Test di Lokasi Karantina Terpusat
Petugas sedang mengambil sampel darah Petronela Mazi, Kamis (6/8)

Sebanyak 4 orang petugas kesehatan terlibat dalam kegiatan rapid test, yakni petugas pengambil sampel, bagian pendataan, personil penyemprot disinfektan, dan seorang sopir. Personil BPBD Sikka dan Tagana Sikka ikut mendampingi.

Yosef Kanisius dan Petronela Mazi merupakan pelaku perjalanan melalui KM Lambelu. Pasutri ini bersama 133 penumpang Lambelu dikarantina sejak Jumat (31/7) dinihari.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Ratusan eks penumpang lainnya dipulangkan setelah 12 jam berada di lokasi karantina terpusat. Pasutri ini memilih tetap menjalankan karantina terpusat sambil meminta dilakukan rapid test terlebih dahulu.

Mestinya hasil rapid test sudah keluar 1 jam sesudahnya. Namun sampai Jumat (7/8) pagi ini belum ada informasi resmi dari Satgas Covid Sikka maupun Dinas Kesehatan Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA