Bupati Sikka Bantah Arahkan Pelaku Perjalanan Karantina Terpusat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 6 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sikka Veri Awales Sukur

Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sikka Veri Awales Sukur

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka membantah telah mengarahkan pelaku perjalanan eks penumpang KM Lambelu dikarantina secara terpusat.

Bantahan ini disampaikan melalui rilis Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sikka Veri Awales Sukur. Rilis bantahan diterima media ini pada Kamis (20/8) pukul 20.58 Wita.

Veri Awales menjelaskan Bupati Sikka tidak pernah mengarahkan BPBD Sikka untuk karantina terpusat. Bupati Sikka, kata dia, justeru Dinas Kesehatan Sikka untuk mengkaji dan melakukan skrining dan segera dipulangkan, serta tetap melakukan karantina mandiri di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat tidak benar bahwa dinas rekomendasikan karantina mandiri dan Bupati arahkan karantina terpusat. Yang benar adalah Dinas menjalankan perintah Bupati untuk lakukan sesuai SOP penanganan pelaku perjalanan. Satgas di lokasi karantina terpusat sudah menjalankan tugas sesuai SOP,” tulis Veri Awales.

Dia menambahkan perlu diketahui bahwa Kabupaten Sikka sangat profesional dan sangat ketat menjalankan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

Baca Juga :  53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Pemerintah tetap menjaga dan melindungi masyarakat agar tidak terjadi transmisi lokal di Kabupaten Sikka. Pemerintah tidak main-main dengan urusan Covid-19.

Semua pelaku perjalanan yang turun di Larantuka dan Ende juga tetap dijemput dan dilayani sesuai protokol kesehatan.
Kabupaten Sikka akan lebih ketat menjalankan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan dari luar daerah, apalagi dari zona hitam dan zona merah temasuk zona kuning.

“Saya berharap semua masyarakat termasuk media memberikan edukasi dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sikka. Sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat,” demikian pernyataan Bupati Sikka melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sikka.

Sebelumnya, dalam keterangan pers kepada sejumlah wartawan di lokasi karantina, Rabu (19/8), Kepala BPBD Sikka menegaskan bahwa dia sudah melakukan konsultasi dan mendapatkan arahan dari Bupati Sikka.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

“Untuk mereka yang dikarantinakan di Budpar dan SCC, sesuai arahan Bupati yang sudah saya konsultasikan, bahwa mereka tetap kita amankan dulu untuk menjaga agar mereka sehat dan tidak ada penolakan,” terang Mohamad Daeng Bakir.

Dia melanjutkan, andaikan mereka dipulangkan, mereka tidak bebas tinggal di rumah, mereka wajib melakukan karantina mandiri. Andaikan tidak mampu melakukan karantina mandiri, maka Gedung SCC dan Kantor Dinas Budpar tetap dibuka untuk karantina terpusat di Maumere.

Ini arahan Bupati agar mencegah tidak terjadinya transmisi lokal,” tegas dia.

Sebelum menyampaikan keterangan pers, Mohamad Daeng Bakir sudah terlebih dahulu mengumumkan melalui pengeras suara bahwa sesuai arahan Bupati Sikka para pelaku perjalanan dikarantina secara terpusat selama 3-4 hari.*** (eny)

Berita Terkait

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA