Besaran Pinjaman Daerah Membengkak, Stef Say Duga Ada Kongkalingkong

    0
    159
    Besaran Pinjaman Daerah Membengkak, Stef Say Duga Ada Kongkalingkong
    Anggota DPRD Sikka Fransiskus Stephanus Say

    Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPRD Sikka Fransiskus Stephanus Say mempersoalkan besaran rencana pinjaman daerah yang membengkak. Dia menduga ada kongkalingkong antara 2-3 orang wakil rakyat dengan pihak pemerintah.

    Kepada media ini usai skors rapat Badan Anggaran, Rabu (9/9), Ketua Fraksi Partai Gerindra ini menduga ada hal yang tidak wajar dari pembengkakan besaran pinjaman daerah.

    “Saya duga kuat pembengkakan itu karena permainan 2-3 orang hebat di DPRD Sikka. Karena itu pemerintah harus sampaikan terbuka, tunjuk batang hidung orang-orang hebat itu biar kami semua tahu,” ujar dia.

    Dia menjelaskan bahwa dalam rapat konsultasi bersama Pimpinan DPRD dan Pimpinan Fraksi, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyampaikan usulan pinjaman daerah senilai Rp 216.450.090.000. Namun item kegiatan pembangunan ruko senilai Rp 45 miliar kemudian akhirnya ditolak.

    Lalu Bupati Sikka menawarkan Rp 45 miliar dikembalikan ke DPRD Sikka, melalui usulan program kegiatan secara politis.

    Rapat konsultasi pun menyepakati 35 anggota DPRD Sikka masing-masing Rp 1 miliar, dan sisanya Rp 10 miliar diserahkan kepada Pimpinan DPRD untuk mengajkan usulan.

    Dalam Pidato Pengantar Bupati Sikka tentang Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Sementara (KUAPPAS) Tahun 2021, Bupati Sikka menyampaikan usulan pinjaman daerah sebesar Rp 281.012.616.000. Angka ini membengkak, ujar Bupati Sikka menjawab pertanyaan sejumlah fraksi, karena usulan DPRD Sikka.

    “Kami dikasih Rp 45 miliar sehingga menjadi Rp 216 miliar lebih. Lalu kenapa berubah menjadi Rp 281 miliar lebih. Itu DPRD yang mana lagi sehingga usulan berubah menjadi membengkak? Mereka masuk lewat pintu mana?” ujarnya kesal.

    Dia menegaskan bahwa ketika pemerintah mengalomodir usulan pinjaman daerah menjadi Rp 281 miliar lebih, itu artinya pemerintah sedang mengadu domba wakil-wakil rakyat di DPRD Sikka.

    “Apa hebatnya 2-3 orang itu sehingga usulan mereka bisa lebih dari kami yang lain,” kesal mantan Wakil Ketua DPRD Sikka tersebut.

    Sebagaimana diketahui, pemerintah daerah mengajukan pinjaman ke Menteri Keuangan sebesar Rp 216.450.090.000. Usulan tersebut tertuang dalam Surat Bupati Sikka Nomor Bap.050./1.3/149/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah.*** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini