Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 23 Prajurit Pembina Desa (Prabinsa) Kodim Sikka dipastikan positip corona. Akibatnya Dandim Sikka bersama anggota Kodim setempat terpaksa “lockdown” selama 14 hari ke depan, terhitung hari ini.
Dandim Sikka Letkol Inf Zulnalendra M Utama menjelaskan sebenarnya yang dilakukan dia bersama anggotanya, bukanlah lockdown dalam arti yang sebenarnya. Yang mereka lakukan adalah karantina mandiri selama 14 hari.
“Tugas-tugas kami bersentuhan langsung dengan masyarakat. Jadi kami harus memberikan contoh yang baik dalam menegakkan protokoler kesehatan,” ujar Dandim Sikka kepada wartawan di Makodim Sikka, Kamis (24/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah untuk melakukan karantina mandiri, kata Dandim Sikka, sebagai bagian dari kepatuhan mengikuti protokoler kesehatan, sekaligus memastikan bahwa pihaknya benar-benar tidak tersentuh virus corona.
Dandim Sikka menambahkan langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya transmisi lokal virus corona di Kabupaten Sikka.
“Yang 23 positip menjalani karantina terpusat, sementara yang di Kodim karantina mandiri. Dengan demikian selama 14 hari yang positip sudah clear, dan kami juga clear,” ujar Dandim Sikka.
Sebanyak 20 anggota Kodim Sikka termasuk Dandim Sikka melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing. Mereka semua menjalankan aktifitas kedinasan dari rumah masing-masing.
“Hanya personil di Makodim saja. Sementara anggota yang di Koramil tetap menjalankan tugas seperti biasa,” jelas dia.
Dandim Sikka menambahkan terkait tugas-tugas kedinasan, termasuk pelayanan kepada masyarakat, untuk sementara akan dilimpahkan kepada Koramil.
Untuk itu dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak dulu berkunjung ke Kodim Sikka selama dia dan anggotanya menjalankan karantina mandiri selama 14 hari.*** (eny)















