Busyet! Dalam 1 Minggu 263 Orang Swab Antigen, 33 Positip

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Januari 2021 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 15 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Dokter Clara Francis

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Dokter Clara Francis

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Dalam 1 minggu ini sebanyak 263 warga Kabupaten Sikka menjalani swab antigen. Dan dipastikan 33 di antaranya positip.

Jurubicara Satgas Covid Bidang Kesehatan Dokter Clara Francis menjelaskan kondisi Kabupaten Sikka saat ini hanya menggunakan rapid antigen untuk treking kontak dan menentukan suspek atau terduga kasus Covid-19.

Dia memastikan dalam 1 minggu terakhir ini, terjadi peningkatan hasil swab antigen positip. Artinya, kata dia, makin banyak suspek atau terduga Covid, baik dari kontak erat, pelaku perjalanan, maupun dari skrining yang dilakukan secara aktif, terutama oleh lembaga keuangan dan perbankan.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

“Satu minggu terakhir ini, total pemeriksaan dengan rapid antigen sebanyak 263 orang, dengan hasil positip 33 orang, dan negatip sebanyak 230 orang. Dari hasil swab antigen yg positip, dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab untuk pemeriksaan PCR,” jelas Dokter Clara Francis, Jumat (15/1) malam.

Dia menjelaskan sebanyak 263 orang itu, sebagian besar merupakan hasil kontak erat dengan  yang positip baik PCR maupun rapid antigen.

Sebanyak 33 yang positip swab antigen, lanjut dia, belum termasuk pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium swasta dan rumah sakit lainnya. Untuk 33 orang ini, sudah diedukasi agar dapat melakukan karantina mandiri.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

“Dengan kondisi ini, saya harap masyarakat harus terus waspada,” ingat dia.

Dia menambahkan Dinas Kesehatan setempat sudah membuat aplikasi dengan google crome guna mendata pemeriksaan rapid antigen oleh laboratorium swasta. Hal ini untuk memudahkan Dinkes Sikka melakukan treking kontak dan pengawasan pemantauan dalam karantina guna menekan penyebaran kasus.

Berkali-kali dan terus menerus Dokter Clara mengingatkan agar masyarakat disiplin dan bertanggungjawab melakukan protokol kesehatan sebagai kunci pencegahan yang bisa dilakukan saat ini.*** (eny)

 

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru