Ipong Buang Kotak Amal Curian di Dekat Gereja Katedral

    0
    719
    Ipong Buang Kotak Amal Curian di Dekat Gereja Katedral
    Kasat Reskrim bersama Kasubbag Humas Polres Sikka memperlihatkan barang bukti kasus pencurian kotak amal, Senin (8/3)

    Maumere-SuaraSikka.com: YID alias Ipong memecahkan kotak amal yang dicurinya, kemudian membuang pecahan kotak amal di dekat Gereja Katedral di Kelurahan Kota Uneng.

    Penyidik Reskrim Polres Sikka telah mendatangi lokasi yang diduga sebagai tempat pembuangan pecahan kotak amal. Namun tidak ditemukan lagi pecahan kotak amal.

    “Menurut pengakuan tersangka, dibuang di dekat Katedral. Kami sudah ke lokasi, tapi pecahannya sudah tidak ada lagi,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Wahyu Agha Ari Septyan saat memberikan keterangan pers, Senin (8/3).

    Rekaman CCTV aksi pencurian kotak amal di Warung Suroboyo (foto: istimewa)

    Kotak amal yang terbuat dari kaca itu, merupakan titipan Pengurus Masjid Al Muhajirin. Sedianya, uang sumbangan yang diisi ke dalam kotak amal akan dimanfaatkan untuk biaya pembangunan masjid.

    Miskan, pemilik.Warung Suroboyo

    Miskan, selaku pemilik Warung Suroboyo menempatkan kotak amal di atas meja kasir. Hal ini untuk menarik simpati pelanggan rumah makan yang terletak di Jalan Gajah Mada Kelurahan Madawat.

    Miskan baru menyadari jika kotak amal sudah tidak berada di tempatnya pada Minggu (28/2) malam. Dia pun menduga kotak amal tersebut dicuri orang.

    Pria asal Surabaya ini lalu membuka CCTV. Dari rekaman, terlihat jelas seseorang sedang menggondol kotak amal, dan dibawa kabur melewati bagian belakang ruangan kasir. Ternyata kotak amal tersebut sudah dicuri sejak Minggu (28/2) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.

    Berdasarkan bukti rekaman CCTV, Miskan kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polres Sikka pada Senin (1/3). Dalam tempo 3 hari, Tim Sapurata di bawah pimpinan Kasat Reskrim berhasil meringkus Ipong di Baokrenget Desa Egon Gahar Kecamatan Mapitara.

    Setelah diinterogasi, Ipong yang berdomisili di Misir Kelurahan Madawat, akhirnya mengaku sebagai pelaku pencurian.

    Kini Ipong mendekam di sel Mapolres Sikka. Dia disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 9 tahun.*** (eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini