Kecelakaan Laut di Ende, 23 Selamat, 1 Bayi Meninggal

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 April 2021 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opwrasi SAR terhadap KM Empat Bersaudara yang mengalami kecelakaan laut di perairan Ende, Sabtu (3/4) (foto: istimewa)

Opwrasi SAR terhadap KM Empat Bersaudara yang mengalami kecelakaan laut di perairan Ende, Sabtu (3/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah kecelakaan laut terjadi di Kabupaten Ende, Sabtu (3/4) siang. Dikabarkan 23 penumpang selamat, sementara seorang bayi berusia 1 tahun dipastikan meninggal dunia.

Para penumpang yang selamat, sebelumnya nekad melompat ke laut dari KM Empat Bersaudara. Beruntung sekali mereka berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan yang datang tepat waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa naas ini terjadi di perairan Ende, berjarak 2,29 mil dari Pelabuhan Pulau Ende, menyusul KM Empat Bersaudara diterjang gelombang setinggi 1-2 meter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere I Putu Sudayana membenarkan peristiwa tersebut.

“Sejumlah 23 penumpang selamat dan 1 bayi meninggal langsung dievakuasi ke Puskesmas Ende,” terang dia melalui rilis yang diterima media ini, Sabtu (3/4) malam tadi.

Beberapa korban selamat dirawat di Puskesmas Pulau Ende, Sabtu (3/4) (foto: istimewa)

Informasi terakhir dari OSC (On Scene Coordinator) di lapangan, lanjut dia, 6 korban selamat sedang dirawat di Puskesmas Ende. Sedangkan 18 penumpang lainnya termasuk bayi yang meninggal sudah dijemput keluarga masing-masing.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Putu Sudayana selaku SMC (SAR Mission Coordintaor) menerangkan pada pukul 12.35 Wita pihaknya menerima informasi dari seorang perempuan bernama Irmawati.

“Ibu Irmawati sampaikan telah terjadi kecelakaan laut yang dialami KM Empat Bersaudara,” jelas dia.

Setelah ditelusuri, didapat informasi bahwa KM Empat Bersaudara berlayar dari Pulau Ende menuju Kampung Numba Basa Ende pada pukul 11.15 Wita.

Kapal motor berwarna putih jenis ketinting ini, diketahui mengangkut 24 penumpang. Kapal ini mengalami kendala di tengah laut akibat diterjang ombak yang tinggi.

“Air laut memenuhi lambung kapal, dan kapal itu akan tenggelam. Seluruh penumpang langsung melompat untuk selamatkan diri,” jelas dia.

Putu Sudayana secepatnya berkoordinasi dengan Instansi Potensi SAR yang berada di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.

Dia berhasil menghubungi Lanal Maumere, Dipolair Polda NTT, Polres Ende, Kodim Ende, BPBD Ende, Pos AL Ende, KSOP Ende, dan Polair Ende.

Setelah koordinasi 5 menit, Tim SAR Gabungan diberangkatkan terdiri dari 2 orang Tim Rescue Unit Siaga SAR Ende, 1 orang Pos AL Ende, dan 1 orang Polairud Ende. Mereka menggunakan Rubber Boat 30 PK Unit Siaga SAR Ende.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
Sejumlah nelayan yang ikut terlibat pada operasi SAR KM Enpat Bersaudara, Sabtu (3/4) (foto: istimewa)

Sementara itu anggota Polsek Pulau Ende dan sejumlah nelayan juga diberangkatkan dengan menggunakan 20 perahu nelayan.

Hanya dalam waktu setengah jam, Tim SAR Gabungan sudah berada di lokasi, dan berhasil mengevakuasi 24 penumpang.

Putu Sudayana mengapresiasi kerja sama yang baik seluruh Potensi SAR Gabungan sehingga berhasil memberikan pertolongan kepada para korban.

Dia juga menyampaikan terina kasih kepada Bupati Ende, Kapolres Ende, Dandim Ende, serta Camat Pulau Ende dan staf, Kapolsek Pulau Ende dan staf serta nelayan Pulau Ende, yang bersinergi atas operasi SAR KM Empat Bersaudara.

Atas nama Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Putu Sudayana menyampaikan turut berduka dan berbela sungkawa karena meninggalnya seorang bayi dalam peristiwa ini.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru