KRI Nanggala 402 Dipastikan Tenggelam

    0
    440
    KRI Nenggala 402 Dipastikan Tenggelam
    KRI Nanggala 402 (foto: istimewa)

    Maumere-SuaraSikka.com: Setelah tiga hari pencarian sejak hilang pada Rabu (24/4) lalu, KRI Nanggala 402 dipastikan tenggelam.

    Hal ini dipastikan
    Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam jumpa pers, seperti dikutip dari Kompas TV, Sabtu (24/4).

    Barang bukti yang ditemukan saat pencarian KRI Nanggala 402

    Tumpahan minyak, serpihan hingga sejumlah barang menjadi bukti otentik kapal tersebut mengalami keretakan dan tenggelam.

    “Kita isyaratkan dari submiss (kapal selam hilang) kita tingkatkan menjadi fase subsunk (kapal selam dinyatakan tenggelam),” kata Laksamana Yudo Margono.

    KSAL pun mengungkapkan rasa duka cita mendalam terhadap peristiwa yang menimpa KRI Nanggala 402.

    Terutama, bagi kesatuan kapal selam yang dikenal sebagai Hiu Kencana.

    “Saya selaku pemimpin TNI AL dan seluruh prajurit turut prihatin, khususnya bagi warga Hiu Kencana (satuan kapal selam) atas kejadian yang tidak kita harapkan semuanya,” tutur Yudo.

    Yudo menuturkan KRI Nanggala 402 mengalami retakan dan bukan ledakan, hingga akhirnya tenggelam di kedalaman ratusan meter.

    “Bukan ledakan, kalau ledakan ambyar semua. Karena retakan jadi secara bertahap di bagian tertentu, dia turun ada fase dari kedalaman 300 meter, 400 meter, 500 meter ada keretakan. Kalau ledakan ini terdengar di sonar,” katanya.

    Menurutnya, keretakan ini yang membuat sejumlah barang di dalam kapal selam terhambur keluar.

    “Terbukti barang ini keluar. Sebenarnya barang ini di dalam. Apalagi yang pelurus tabung torpedo keluar berarti terjadi keretakan besar,” ungkap dia.

    KRI Nanggala 402 (foto: istimewa)

    Sementara itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala 402 tenggelam setelah hilang kontak sejak Rabu (21/4).

    Isyarat tersebut berdasarkan bukti otentik yang ditemukan di lapangan.

    Barang-barang yang ditemukan antara lain pelurus tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, botol oranye pelumas periskop kapal selam.

    Kemudian ditemukan juga peralatan yang dipakai awak kapal untuk shalat serta spon untuk menahan panas pada pressroom.

    “Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRTI Nanggala” ujar Hadi yang hadir dalam konferensi pers tersebut.

    Meski demikian upaya pencarian masih terus dilakukan. Setidaknya 21 KRI dikerahkan untuk mencari tahu posisi Nanggala 402. Beberapa kapal dari negara-negara sahabat juga turut melakukan pencarian.*** (*/eny)

    TINGGALKAN BALASAN

    Silahkan ketik komentar anda
    Silahkan ketik nama anda di sini