Aksi Damai Karyawan, Tuntut KCBS Selesaikan Hak Pekerja

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 November 2021 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 107 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan PT KCBS menggelar aksi damai, Sabtu (30/10), menuntut pembayaran gaji

Karyawan PT KCBS menggelar aksi damai, Sabtu (30/10), menuntut pembayaran gaji

Maumere-SuaraSikka.com: Puluhan karyawan PT Karya Cipta Buana Sentosa (KCBS) menggelar aksi damai, Sabtu (30/10). Mereka menuntut perusahaan segera menyelesaikan hak-hak pekerja.

Aksi damai ini digelar di tengah keriuhan acara pelepasan ekspor perdana ikan tuna dan cakalang ke Malaysia dan Jepang, yang berlangsung di halaman Kantor KCBS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para karyawan memantik perhatian saat pejabat kementerian bersama pejabat di daerah itu dan CEO Fishon Fajar Widisasano kembali dari peninjauan Fishon Cloud Factory yang letaknya hanya beberapa meter dari lokasi acara.

Aksi damai.karyawan KCBS

Mendadak mereka berdiri berjejer di belakang tenda acara, kemudian membentangkan sejumlah poster yang ditulis tangan.

“Selesaikan Hak Pekerja PT KCBS Bulan Mei-Oktober 2021”, demikian bunyi salah satu poster. Poster lain menegaskan tuntutan mereka, “Selesaikan Hak Kami (Gaji) Bulan Mei-Oktober 2021”. Satu lagi poster bertuliskan, “Selesaikan Iuran BPJS Kami”.

Tamu undangan yang hadir pada acara pelepasan tuna dan cakalang, sempat menoleh ke belakang tenda acara. Meski demikian seremoni acara ekspor perdana tetap dilanjutkan.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Para karyawan KCBS juga tidak bergeming. Mereka terus bersemangat melancarkan aksi dalam diam. Tidak ada teriakan atau semacam gerakan sebagaimana lazimnya aksi-aksi perjuangan. Poster-poster tetap diangkat untuk memancing perhatian.

CEO Fishon Fajar Widisasano

Aksi damai ini berhasil memancing CEO Fishon Fajar Widisasono. Saat menyampaikan sambutan pelepasan perdana tuna dan cakalang, Fajar pun menyinggung aksi damai karyawan KCBS.

Dia menjelaskan bahwa Fishon baru hadir 1 bulan di Kabupaten Sikka, dan menghadapi berhadapi realitas kondisi tata niaga perikanan di KCBS yang tidak ideal.

“Kami harus recovery, dan itu butuh proses,” ungkap dia.

Fajar menegaskan Fishon bukanlah sinterklas yang bisa mengubah kondisi manajemen KCBS saat ini. Tapi, dengan demikian, kata dia, pihaknya akan pelan-pelan membantu menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi.

“Kami akan bantu selesaikan,” ujar dia simpati.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Fajar meminta agar semua karyawan menjaga situasi kondusif. Dengan penuh perhatian, dia pun mengajak para karyawan yang melakukan aksi damai, untuk bergabung ke dalam tenda acara dan menempati kursi yang sudah disiapkan.

Para karyawan terus bertahan pada posisi mereka, sambil mengangkat poster-poster perjuangan.

Aksi damai karyawan KBCS

Sebagaimana diketahui, gaji 116 karyawan belum dibayar oleh manajemen KCBS. Untuk Mei-Juni 2021, perusahaan hanya melakukan panjar. Sementara Juli-Oktober sama sekali belum dibayar. Diperkirakan gaji yang belum dibayar lebih dari Rp 200 juta.

Para karyawan juga mempertanyakan pemotongan iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pasalnya, diketahui sejak Oktober 2020, iuran yang langsung dipotong dari gaji, ternyata tidak disetorkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Persoalan lain yakni santunan kematian bagi seorang karyawan yang meninggal tahun lalu. Masalahnya pembayaran santunan dilakukan dengan panjar, dan hingga sekarang belum selesai.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru