Pesan Kapolri: Waspada Potensi Gangguan Natal dan Tahun Baru

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 23 Desember 2022 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Maumere-SuaraSikka.com: Kapolri Jenderal Listyo Prabowo berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk mewaspadai potensi gangguan Natal dan Tahun Baru.

Pesan jenderal bintang empat itu disampailam melalui amanat resminya saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022, Kamis (22/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amanat Kapolri dibacakan pada saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 yang dilaksanakan serentak pada semua institusi kepolisian di Indonesia.

“Pada pengamanan Nataru, terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai,” demikian pesan Kapolri kepada 166.322 personil gabungan yang terlibat dalam Operasi Lilin 2022.

Pada sisi kesehatan, ujar dia, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi lonjakan Covid-19 terlebih saat ini telah muncul subvarian baru omicron BN.1 yang lebih cepat menular.

Kapolri mengimbau agar dilakukan penguatan prokes, terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi.

“Imbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas, dan optimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi,” saran dia.

Selanjutnya, Kapolri menguraikan beberapa potensi gangguan pada sisi keamanan. Menurut dia, terdapat beberapa potensi gangguan yang perlu juga diwaspadai seperti kemacetan maupun kecelakaan lalulintas jalan dan penyeberangan antarpulau, serta kepadatan pada bandara, terminal dan pelabuhan.

Kapolri menyarankan dilakukan pengaturan rekayasa lalulintas, dengan mengacu kepada pengaturan lalulintas pada Idul fitri 2022.

Dia mengingatkan penetapan contra flow dan one way pada jalur tol maupun arteri, harus dilakukan secara fleksibel, menyesuaikan dengan situasi di lapangan dan mengacu data volume kendaraan dari traffic counting PT Jasa Marga.

Kapolri meminta dilakukan sosialisasi secara masif sebelum rekayasa lalulintas, sehingga masyarakat terinformasi dengan baik.

Selain jalur tol dan arteri, rekayasa lalulintas harus juga dilakukan pada pelabuhan penyeberangan.

“Pastikan tidak ada penumpukan kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dengan menambah jumlah kapal, memanfaatkan pelabuhan alternatif dan menyediakan kantong parkir yang memadai,” ujar dia.

Kapolri juga menyinggung pelayanan terhadap masyarakat yang akan menggunakan moda transportasi umum di bandara, terminal dan pelabuhan.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Dia memerintah dilakukan pengaturan jadwal keberangkatan, mendorong pembelian tiket secara online, dan pengaturan arus keluar masuk bersama stakeholder terkait, guna mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang.

Selain itu, ujar dia,  intensifkan patroli jalan kaki dalam rangka soaialisasi prokes dan mencegah terjadinya kejahatan.

Kapolri mengingatkan berdasarkan Anev Tahun 2021, kejahatan paling tinggi terjadi pada bulan Desember,  didominiasi oleh jenis kejahatan kovensional.

Melihat hal tersebut, Kapolri menegaskan agar meningkatkan patroli pada daerah rawan dan objek vital, serta melakukan sosialisasi guna meningkatkan standar keamanan lingkungan dan tempat tinggal, terutama kepada masyarakat yang akan bepergian.

Kapolri menyinggung ancaman terorisme menjadi potensi gangguan yang serius.

“Perlu saya tekankan bahwa aksi terorisme seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi,” tegas Kapolri.

Terhadap hal ini, Kapolri menginstruksikan kedepankan deteksi dini dan preventif strike guna mencegah aksi-aksi terorisme.

Dia juga meminta dilakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah yang berpotensi menjadi target serangan teror.

Kapolri menyinggung pula ancaman bencana alam. Dia meminta agar dipersiapkan tim tanggap bencana, tim rehabilitasi, dan sarana prasarana pendukung, disertai penguatan edukasi tanggap bencana kepada masyarakat.

“Dengan demikian kita mampu melaksanakan quick response guna memitigasi bencana,” ujar dia.

Selanjutnya yang tidak kalah penting, kata Kapolri, yakni terkait pengendalian ketahanan pangan dan BBM.

Dia meminta dilakukan monitoring di lapangan bersama Satgas Pangan dan stakeholder terkait guna memastikan ketersediaan pasokan pangan.

Kapolri meminta personil pengaman Nataru mengimbau para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan atau menahan stok, yang tentunya dapat menyebabkan kelangkaan maupun kenaikan harga.

“Apabila terdapat upaya spekulan, lakukan penegakkan hukum secara prosedural, namun jangan sampai mengganggu distribusi dan ketersediaan pangan di lapangan,” tegas dia.

Begitu juga dengan BBM, Kapolri meminta dilakukan koordinasi dengan Pertamina, pemerintah daerah dan stakeholder terkait, guna memastikan ketersediaan stok BBM.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

“Pastikan berbagai layanan Pertamina yang disiapkan dapat melayani masyarakat dengan baik,” ingat dia.

Kemudian, khusus pengamanan ibadah Natal, Kapolri meminta dipastikan setiap lokasi ibadah dilakukan sterilisasi dengan melibatkan TNI, BNPT, Jibom Brimob, K-19 dan Densus 88 AT.

“Libatkan juga elemen masyarakat termasuk ormas keagamaan dalam pengamanan Natal sebagai wujud toleransi beragama,” pinta Kapolri.

Pada pengamanan objek wisata, akses jalan menuju objek wisata diharapkan jangan sampai terjadi kemacetan dengan menyediakan lokasi parkir dan pengaturan jalur keluar masuk yang baik.

Dia meminta agar memberikan imbauan kepada wisatawan untuk mematuhi prokes.

Khusus objek wisata alam, Kapolri meminta disiapkan tim tanggap bencana guna mengantisipasi terjadinya bencana alam.

Sedangkan pada pengamanan perayaan malam Tahun Baru, Kapolri perintahkan melakukan pengetatan izin kegiatan keramaian.

Dia berharap dilakukan assesmen bekerjasama dengan penyelenggara dan stakeholder terkait, terutama kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

“Hal ini guna mengantisipasi potensi kerumunan yang dapat menimbulkan korban,” ujar Kapolri.

Guna mendukung berbagai upaya pengamanan pada Operasi Lilin 2022, Kapolri meminta optimalkan peran command center yang dilengkapi berbagai fitur dan terintegrasi dengan CCTV di lapangan.

Dengan demikian, lanjut Kapolri, upaya pengawasan maupun pengambilan keputusan dapat diambil secara cepat serta tepat guna menghadapi perkembangan dinamika situasi di lapangan.

Selain itu, tambah dia,  perkuat juga strategi komunikasi publik melalui berbagai saluran komunikasi.

Dia meminta agar dipastikan setiap pemberian informasi tidak hanya sent, namun juga delivered, sehingga masyarakat betul-betul terbantu dengan informasi yang diberikan.

“Perlu saya garisbawahi, keberhasilan pengamanan Operasi Lilin 2022 merupakan tanggung jawab bersama yang dapat kita selesaikan,” ujar dia.

Untuk itu, Kapolri meminta seluruh personil pengaman agar senantiasa memperkuat sinergitas dan soliditas selama pelaksanaan tugas.

Dia meyakini dengan sinergitas dan soliditas yang baik maka masyarakat dapat menjalankan ibadah Natal dengan khidmat serta merayakan Tahun Baru dengan penuh suka cita.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA