




Maumere-SuaraSikka.com: Setelah 3 hari melakukan operasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Melkias Tamo Ama. Warga Waibalun Kabupaten Flores Timur itu ditemukan Sabtu (31/12) pagi, sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Jasad korban ditemukan tim penyelam pada pukul 08.50 Wita. Korban ditemukan pada kedalaman 30 meter di perairan Waibalun, kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya korban dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju pinggir pantai dengan menggunakan Rubber Boat 30 PK Kansar Maumere.
Setiba di daratan, korban langsung dibawa ke RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka dgn menggunakan ambulance milik rumah sakit daerah itu.
Adapun Tim SAR Gabungan dalam operasi ini melibatkan puluhan personil dari Kansar Maumere, Pos Lanal Flotim, KSOP Flotim, Polair Flotim, Polres Flotim, BPBD Flotim, Komunitas Free Dive, beserta keluarga dan masyarakat setempat.
Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan 1 unit Rubber Boat 30 Pk, 1 unit Rib 500 Pk, 1 set peralatan selam, dan peralatan SAR Air lainnya.
Sebelumnya, Melkias Tamo Ama diketahui terseret arus di perairan Waibalun. Pria berusia 35 tahun ini melompat dari perahu untuk mengambil tali jangkar.
Nasib sial dialaminya. Arus yang kencang menyeret laki-laki ini.
Masyarakat dan melayan sekitar berusaha mencari korban akan tetapi belum berhasil ditemukan, hinggha datang bantuan Tim SAR Gabungan.*** (eny)























