Warga Waibalun Terseret Arus, Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 31 Desember 2022 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka, Sabtu (31/12)

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke RSUD dr Hendrikus Fernandez Larantuka, Sabtu (31/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Setelah 3 hari melakukan operasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Melkias Tamo Ama. Warga Waibalun Kabupaten Flores Timur itu ditemukan Sabtu (31/12) pagi, sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Jasad korban ditemukan tim penyelam pada pukul 08.50 Wita. Korban ditemukan pada kedalaman 30 meter di perairan Waibalun, kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya korban dievakuasi Tim SAR Gabungan menuju pinggir pantai dengan menggunakan Rubber Boat 30 PK Kansar Maumere.

Baca Juga :  Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Setiba di daratan, korban langsung dibawa ke RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka dgn menggunakan ambulance milik rumah sakit daerah itu.

Adapun Tim SAR Gabungan dalam operasi ini melibatkan puluhan personil dari Kansar Maumere, Pos Lanal Flotim, KSOP Flotim, Polair Flotim, Polres Flotim, BPBD Flotim, Komunitas Free Dive, beserta keluarga dan masyarakat setempat.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan 1 unit Rubber Boat 30 Pk, 1 unit Rib 500 Pk, 1 set peralatan selam, dan peralatan SAR Air lainnya.

Baca Juga :  Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Sebelumnya, Melkias Tamo Ama diketahui terseret arus di perairan Waibalun. Pria berusia 35 tahun ini melompat dari perahu untuk mengambil tali jangkar.

Nasib sial dialaminya. Arus yang kencang menyeret laki-laki ini.
Masyarakat dan melayan sekitar  berusaha mencari korban akan tetapi belum berhasil ditemukan, hinggha datang bantuan Tim SAR Gabungan.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA