Hama Ulat Grayak Serang 334,8 Hektar Jagung

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 8 Januari 2023 - 17:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 137 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di Kabupaten Sikka (foto: istimewa)

Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di Kabupaten Sikka (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Petani di Kabupaten Sikka resah. Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di semua kecamatan.

Luas tanaman jagung di Kabupaten Sikka mencapai 7.089 hektar. Ulat grayak telah menyerang 334,8 hektar atau setara 4,72 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski persentase serangan hama ulat grayak terbilang masih kecil, namun kondisi ini sangat mengenaskan. Pasalnya hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di semua kecamatan di Kabupaten Sikka.

Tanaman jagung yang diserang hama ulat grayak (foto: istimewa)

Data yang diperoleh dari Dinas Pertanian per tanggal 4 Januari 2023, serangan paling tinggi dengan intensitas ringan yakni seluas 291,8 hektar, tersebar pada 15 kecamatan.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Menyusul intensitas serangan sedang seluas 36 hektar pada 7 kecamatan. Kemudian serangan dengan intesitas berat seluas 7 hektar di Kecamatan Paga.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Yohanes Emil Satriawan memastikan hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di semua kecamatan di Kabupaten Sikka.

“Sementara ini Petugas Pengendali Organisme Tumbuhan sedang melakukan pengendalian, melakukan penyemprotan dengan insektisida,” jelas dia.

Serangan hama ulat grayak paling berbahaya terjadi di Kecamatan Kewapante. Dari tanaman jagung seluas 143,25 hektar, hama ulat grayak menyerang 138,25 hektar.

Baca Juga :  Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut "Terbangun"?

Kecamatan Magepanda juga tergolong memprihatinkan. Semua tanaman jagung seluas 45 hektar habis diserang hama ulat grayak.

Begitu juga dengan tanaman jagung di Kecamatan Koting. Dengan luas 137 hektar, tercatat 37 hektar diserang hama ulat grayak.

Waigete terbilang sebagai kecamatan yang paling luas tanaman jagung di Kabupaten Sikka, yakni seluas 845 hektar. Serangan intensitas ringan seluas 4 hektar dan intensitas sedang seluas 2 hektar.

Catatan media ini, pada beberapa tahun terakhir ini, hampir setiap tahun pada Januari awal selalu terjadi serangan hama ulat grayak.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA