
Maumere-SuaraSikka.com: Dua spanduk provokatur yang menolak Anis Baswedan, berhasil diturunkan, Senin (9/1).
Awalnya Pastor Paroki Katedral RD Yohanis Setu menurunkan spanduk yang dipasang di tembok Bangsal Lasarus dalam areal Paroki Katedral Maumere di Kelurahan Kota Uneng.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak lama setelah itu Lurah Nangalimang Aloysius Parera bersama warga menurunkan spanduk dengan pesan yang sama. Spanduk tersebut dipasang di perempatan Jalan Lingkar Luar.
Hingga kini belum diketahui pihak mana yang bertanggungjawab atas pemasangan spanduk yang diduga mengandung unsur Suku Agama Ras Antar Golongan (SARA).
Spanduk penolakan Anis Baswedan mengatasnamakan Masyarakat NTT Tolak Anis Basewedan (Mantab).
Kelompok yang belum teridentifikasi ini menguraikan 4 alasan kenapa Anis Baswedan mesti ditolak yakni didukung FPI, didukung HTI, didukung PA 212, dan gagal pimpin Jakarta.*** (eny)















