Copot Spanduk Penolakan Anis Baswedan, Romo Anis Setu: Jangan Berbau SARA

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 9 Januari 2023 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 89 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk provokatif penolakan Anis Baswedan dicopot, Senin (9/1) (foto: istimewa)

Spanduk provokatif penolakan Anis Baswedan dicopot, Senin (9/1) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Belum berapa lama terpasang, spanduk penolakan Anis Baswedan yang terpampang di tembok Bangsal Lasarus di Kota Uneng, akhirnya dicopot, Senin (9/1).

Pencopotan spanduk yang dianggap provokatif ini langsung dilakukan oleh Pastor Paroki Katedral Maumere RD Yohanis Setu. Bangsal Lasarus merupakan wilayah Paroki Katedral Maumere.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Romo Yohanis Setu menegaskan pihaknya tidak mengetahui jika ada spanduk dengan konten provokatif yang dipasang di Bangsal Lasarus dalam areal Paroki Katedral.

Spanduk penolakan Anis Baswedan yang sebelumnya dipasang di tembok Bangsal Lasarus, akhirnya dicopot

Dia menegaskan bahwa pemasangan spanduk di depan Gereja Katedral, baik itu ucapan Natal maupun kepentingan politik, harus memiliki izin.

“Yang paling penting adalah jangan berbau Suku Agama Ras Antar Golongan (SARA),” tegas dia.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Menyikapi hal ini, Romo Anis Setu berpesan kepada masyarakat Kabupaten Sikka agar tidak perlu mengikuti isu SARA, namun tetap berpedoman pada hati nurani.

Sebelumnya diberitakan, ada 2 buah spanduk penolakan Anis Baswedan yang dipasang pada tempat berbeda. Satunya di perempatan Jalan Lingkar Luar, dan satu lagi pada tembok Bangsal Lasarus, dekat Gereja Katedral Maumere.

Belum diketahui sejak kapan spanduk tersebut dipasang. Diduga spanduk ini baru dipasang Minggu (8/1) malam atau Senin (9/1) dinihari.

Pada spanduk tersebut tertulis Mantab Masyarakat NTT Tolak Anis Baswedan. Mantab menguraikan 4 alasan kenapa Anis Baswedan mesti ditolak yakni didukung FPI, didukung HTI, didukung PA 212, dan gagal pimpin Jakarta.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

“Anis Baswedan Pemecah Belah Indonesia,” demikian salah satu tulisan pada bagian bawah spanduk.

Spanduk ini juga menampilkan foto Anis Baswedan bersama Habib Rizieq Shihab. Ada juga foto lain, sepertinya aksi FPI yang membentangkan spanduk bertuliskan FPI Dukung Anies untuk Presiden 2024.

Pemasangan spanduk mengatasnamakan Masyarakat NTT Tolak Anies Baswedan dikuatirkan dapat menimbulkan perpecahan antarkelompok agama.

Karena itu diharapkan seluruh stakeholder di Kabupaten Sikka mengantisipasi adanya spanduk provokatif yang berpotensi menimbulkan gesekan SARA di Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA