Lagu Gandong E Ramaikan Nataru Bersama Warga Maluku di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Januari 2023 - 00:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 50 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Iwasma Kabupaten Sikka pada syukur Nataru Bersama, Minggu (22/1)

Anggota Iwasma Kabupaten Sikka pada syukur Nataru Bersama, Minggu (22/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Lagu Gandong E meramaikan acara Natal dan Tahun Baru Bersama Ikatan Warga Asal Maluku (Iwasma) Kabupaten Sikka, Minggu (22/1).

Sambil bergandengan tangan, sekitar 100-an anggota Iwasma yang bernuansa merah menyanyikan Gandong E dengan penuh khidmat dan semangat.

Mereka seakan ingin menyampaikan bahwa orang Maluku memiliki karakteristik kebudayaan yang begitu menjunjung tinggi persaudaraan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setidaknya dua sampai tiga kali Gandong E mengudara di rumah Sendy Melinta di Jalan Wairklau Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.

Gandong e
Sio gandong e
Mari beta gendong,
Beta gendong ale jua

Katong dua
Cuma satu gandong e
Satu hati,
Satu jantong e

Alex W Yohanes duoercayakan sebagai Ketua Iwasma Kabupaten Sikka

Rekatkan Persaudaraan
Alex W Yohanes selaku Koordinator Iwasma Sikka menyebut Syukuran Nataru Bersama yang dilaksanakan hari itu merupakan momentum yang sangat penting.

“Ini momen pertama bagi kita semua orang Maluku. Jadi kerinduan kita untuk bisa berkumpul bersama, bisa terobati,” ujar Alex W Yohanes, orang yang dituakan dalam Iwasma.

Dia mengaku senang dan bangga karena bisa mengumpulkan semua orang Maluku yang ada di Kabupaten Sikka.

Awalnya, cerita dia, wacana Nataru Bersama Iwasma diinisiasi oleh beberapa orang.

Baca Juga :  Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Berkat komunikasi intens dan konsolidasi, meskipun persiapan hanya satu minggu, akhirnya Nataru Bersama Iwasma bisa dilaksanakan.

“Senang sekali, meskipun sederhana,  kita bisa berkumpul bersama. Ini yang harus kita lestarikan. Harapan saya, dengan momen ini kita lebih merekatkan tali persaudaraan,” ujar mantan Wakapolres Sikka itu.

Suasana Ibadat Sabda syukuran Nataru Bersama Iwasma Sikka

Bentuk Kepengurusan
Alex W Yohanes menyebut anggota Iwasma Sikka tersebar pada hampir semua wilayah di Kabupaten Sikka. Paling banyak berada dalam wilayah Kota Maumere.

Dari data yang ada, kata dia, terdapat 67 kepala keluarga orang Maluku di Kabupaten Sikka, dengan jumlah antara 200 hingga 250 jiwa.

Pada momen Nataru Bersama tersebut, Iwasma Sikka sekaligus membentuk struktur kepengurusan.

Melalui musyawarah sederhana, Alex W Yohanes terpilih secara aklamasi untuk memimpin Iwasma. Dia dibantu Sendy Malinta sebagai Wakil Ketua, Rio Fernandez sebagai Sekretaris, bendahara, dan Rita Tamnge sebagai Bendahara.

Forum Musyawarah Iwasma juga bersepakat membentuk 3 Koordinator Wilayah. Bagian Timur dipercayakan kepada Berty Dahoklory, lalu bagian tengah oleh Yusry Leleury, dan bagian barat oleh Albert Padji.

Romo Fransisko Evadius Marianus Wutun, OCarm memimpin Ibadat Sabda Nataru Bersama Iwasma

Ibadat Sabda
Nataru Bersama Iwasma Kabupaten Sikka diawali dengan Ibadat Sabda, dipimpin Romo Fransisko Evadius Marianus Wutun, OCarm.

Baca Juga :  Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Imam yang baru ditahbiskan 2 tahun lalu itu juga merupakan anggota Iwasma. Dia lahir dari ayah yang berasal dari Kabupaten Lembata, dan ibu yang merupakan blasteran Adonara dan Maluku.

Ibadat Sabda ini tifak hanya diikuti umat Katolik, tapi juga anggora Iwasma yang brrkeyakinan Kristen Protestan.

Termasuk di antaranya 3 orang Pendeta asal Maluku yang kebetulan sedang bertugas di GMIT Kalvari Maumere. Mereka adalah Pendeta Jacky Latuperisa, Pendeta Manunale, dan Pendeta Lukman Bahan.

Romo Fransisko Evadius Marianus Wutun, OCarm dalam kotbahnya antara lain mengingatkan agar wadah Iwasma harus tetap eksis.

“Jangan hanya jadi kelompok yang suam-suam kuku. Jadilah kelompok Maluku yang cepat tanggap, siap sedia, saling menolong, saling membantu satu sama lain,” pesan Romo Fandi.

Begitu juga Pendeta Jacky Latuperisa mengingatkan semangat persaudaraan yang sudah menjadi budaya orang Maluku.

Dia menyinggung beberapa simbol persaudaraan dalam untaian kalimat yang sudah familiar seperti Ale Rasa Beta Rasa, dan Potong di Kuku Rasa di Daging.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA