Maumere SuaraSikka.com: Antonius Yanuarius, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Kantor BPBD Sikka dimutasi, Kamis (26/1).
Yanuarius Antonius yang juga Kepala Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi dpindahkan menjadi Kepala Bidang Pembukuan dan Pelaporan pada Badan Pendapatan Daerah.
Informasi yang dihimpun media ini, sebelum dimutasi pagi tadi, sekitar dua minggu lalu PPK ini sempat diancam akan dimutasikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini lantaran yang bersangkutan tidak mau mengeksekusi 5 paket proyek tanggap darurat pada Kantor BPBD Sikka senilai lebih dari Rp 2 miliar.
Yanuarius Antonius yang dikonfirmasi terkait proyek tanggap darurat, tidak mau memberikan penjelasan.
Dalam perkembangan diketahui Yanuarius Antonius berencana mengundurkan diri dari PPK karena tidak tahan dengan intervensi dan tekanan pihak-pihak tertentu.
Posisi yang ditinggalkan Yanuarius Antonius, kini diisi Kornelia Stefania Alur, yang sebelumnya menjabat sebagai Analisis Ketahanan Pangan Ahli Muda pada Dinas Ketahanan Pangan.
Proyek-proyek fisik tanggap darurat pada Kantor BPBD, biasanya menggunakan anggaran dari pos belanja tidak terduga (BTT).
Dana BTT pada Kantor BPBD Sikka “terantuk” pada tahun anggaran 2021. BPK RI Perwakilan NTT dalam Laporan Hasil Pemeriksaan menemukan dugaan penyalahgunaan keuangan sebesar Rp 890 juta lebih.
Mutasi jabatan administrasi pada lingkup Pemkab Sikka ini, dilakukan 8 bulan sebelum masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sikka berakhir.*** (eny)















