Maumere-SuaraSikka.com: Seorang nelayan asal Kabupaten Lembata di Propinsi NTT ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di Tanjung Kolipadan di Kecamatan Ile Ape.
Jasad korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Lewoleba, dan selanjutnya dibawa ke RSUD Lewoleba.
Korban diketahui bernama Roy Matias, umur 30 tahun, dengan alamat Desa Amakaka Kecamatan Ile Ape.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan Roy Matias pergi mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Kolipadan, Selasa (21/2).
Korban mencari ikan dengan cara menyelam. Dia berhasil mendapatkan beberapa ekor ikan. Masalah muncul ketika korban tidak bisa mengangkat 1 ekor ikan yang paling besar.
Roy Matias tidak kehilangan akal. Dia lalu mengikatkan ikan tersebut ke pelampung untuk dijadikan tanda. Setelah itu dia langsung kembali ke pesisir, dan pulang ke rumah.
Pagi tadi, sekitar pukul 07.00 Wita, Roy Matias kembali melaut bersama 2 kawannya. Mereka mendatangi lokasi pelampung, tempat dia mengikat ikan yang gagal diangkat.
Ketiganya lalu menyelam untuk beramai-ramai mengangkat ikan tersebut. Sialnya, Roy Matias terseret arus dan tidak muncul ke permukaan.
Setelah mendapat informasi terkait nelayan yang terseret arus, 2 personil Tim Rescue Kansar Maumere yang berada di Lembata, diberangkatkan ke lokasi sekitar pukul 12.40 Wita.
Mereka menggunakan Rubber Boat 30 PK Unit Siaga Sar Lembata, dan dilengkapi Palsar Air Lainnya guna melaksanakan Operasi SAR
Setelah tiba di lokasi, Tom Rescue Kansar Maumere masih sempat melakukan koordinasi dengan unsur potensi di sekitar lokasi.
Pukul 13.15 Wita, Tim SAR Gabungan mulai lelaksanakan operasi SAR. Setelah 2 jam 15 menit melakukan operasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban.
“Korban ditemukan 150 meter dari lokasi terseret arus, dan dalam keadaan sudah meninggal dunia,” demikian rilis yang diterima media ini dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Rabu (22/2) petang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menambahkan unsur yang terlibat dalam Operasi SAR yakni 2 personil Unit Siaga Sar Lembata, 2 anggota Polres Lembata, 4 anggota Polair Lembata, 4 orang staf BPBD Lembata, 2 anggota Koramil 1624 Lembata, 2 orang staf Dinsos Lembata, masyarakat dan keluarga korban.*** (eny)















