Terima Santunan Korban Banjir Rp 15 Juta dari Menteri Sosial, Sebas Sintu Bakal Biayai Pendidikan Anak

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 Februari 2023 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 45 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan santunan ahli waris korban banjir kepada Markus Mamun, Senin (27/2), bertempat di Wairhubing Kecamatan Kangae

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan santunan ahli waris korban banjir kepada Markus Mamun, Senin (27/2), bertempat di Wairhubing Kecamatan Kangae

Maumere-SuaraSikka.com: Sebastianus Sintu, warga Desa Nirangkliung Kecamatan Nita Kabupaten Sikka Propinsi NTT, menerima santunan korban banjir sebesar Rp 15 juta dari Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (27/2).

Meski masih dalam suasana duka, dia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Sebastianus Sintu

Menurut laki-laki 52 itu, uang santunan tersebut bakal dia gunakan untuk membiayai pendidikan salah satu anaknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih banyak Ibu Menteri. Uang ini untuk biaya sekolah anak saya yang masih sekolah di SMPN 2 Nita,” ujar dia.

Sebastianus Sintu merupakan salah satu ahli waris yang mendapatkan santunan korban banjir dari Menteri Sosial.

Dia mendapatkan santunan menyusul anak perempuannya bernama Maria Marsela Naja, menjadi korban terseret banjir pada Sabtu (18/2).

Baca Juga :  Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Bantuan santunan krpada ahli waris korban banjir dari Mensos RI diserahkan oleh Bupati Sikka

Gadis 17 tahun yang masih duduk di Kelas X SMAN 2 Maumere ini terseret banjir bersama ibunya yang bernama Katarina Bura. Ibunya masih bisa diselamatkan.

Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan santunan bagi 3 ahli waris korban banjir.

Selain Sebastianus Sintu, santunan juga diberikan kepada Maria dan Markus Mamun, menyusul 3 korban yang terseret banjir di Tanarawa Kecamatan Waiblama pada Rabu (15/2).

Masing-masing diberikan santunan sebesar Rp15 juta. Dengan demikian total bantuan yg diberikan senilai Rp 60 juta.

Penyerahan bantuan santunan dilaksanakan di Pantai Wairhubing, Desa Watuliwung, Kecamatan Kangae.

Pada momentum ini, Kemensos menyerahkan bantuan penanganan bencana alam berupa bantuan logistik senilai Rp 249,6 juta.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Bantuan kewirausahaan berupa motor roda tiga

Kemensos juga menyerahkan bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) kepada 18 orang. Total bantuan yang diserahkan senilai Rp 126,1 juta.

Penerima bantuan Atensi terdiri dari 9 anak yang memerlukan perlindungan khusus (AMPK), 4 penyandang disabilitas, dan 5 orang lansia. Para penerima bantuan berasal dari Kecamatan Alok, Alok Timur, Nita, dan Magepanda;

Bantuan yang diberikan berupa pemenuhan hidup layak seperti peralatan sekolah, penambahan nutrisi dan sembako, alat bantu berupa tongkat kaki empat untuk 4 lansia dan kursi roda multiguna untuk 1 orang penyandang disabilitas.

Selain itu bantuan kewirausahaan berupa ternak babi untuk dua orang (lansia dan disabilitas), dan bantuan kewirausahaan berupa motor roda tiga dan paket usaha untuk 1 orang disabilitas.*** (eny)

Berita Terkait

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terbaru