Maumere-SuaraSikka.com: Calon legislator dari Partai Perindo Stefanus Roy Rening bersilaturahmi dengan Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu di Lepo Bispu, Jumat (10/3).
Silaturahmi ini sekaligus permohonan restu dan berkat atas rencana dan langkah perjuangan Roy Rening dalam kontestasi Pemilihan Legislatif 2024 mendatang.
Pertemuan terjadi di ruang pertemuan Istana Keuskupan Maumere. Roy Rening didampingi tokoh Perindo NTT Jefri Riwu Kore, beserta Tim Kerja Sahabat Roy seperti Melki Kleden, GF Didinong Say, dan Elyas Nyoman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Roy Rening tiba di Istana Keuskupan Maumere pukul 09.13 Wita. Dua menit sesudahnya, Uskup Maumere menerima Roy Rening dan rombongan di ruang pertemuan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh persahabatan selama kurang lebih 40 menit.
Uskup Maumere mengaku cukup mengenal baik Roy Rening, terutama ketika pengacara itu tengah membela kliennya Herman Jumat Masan yang diputus hukum mati. Berkat novum yang diajukan Roy Rening melalui sidang Peninjauan Kembali, akhirnya putusan menjadi seumur hidup.
Kepada Uskup Maumere, Roy Rening menyampaikan kepada perjuangan politiknya menjadi legislator melalui Partai Perindo.
“Sebelum saya mulai berjuang, sudah menjadi kewajiban bagi saya untuk bertemu Yang Mulia, memohon restu,” ungkap Roy Rening.

Traficking
Uskup Maumere Edwaldus Martinus Sedu menyampaikan terima kasih kepada calon-calon legislator, termasuk Roy Rening, yang melakukan silaturahmi dalam rangka perjuangan politik.
Kepada semua yang datang kepadanya, Uskup Maumere selalu memberikan pesan moral yakni benar-benar berjuang bagi kepentingan masyarakat banyak.
“Tentu saya sampaikan juga perjuangan untuk kepentingan Gereja, yakni memperhatikan kepentingan orang-orang kecil,” tutur Uskup Maumere.
Khusus untuk Roy Rening, jika sekiranya dipercayakan menjadi wakil rakyat, Uskup Maumere berpesan agar pengacara kondang itu harus menyelesaikan masalah traficking di NTT.
“Masalah traficking menjadi perhatian kita di NTT. Yah, ini harus diselesaikan,” ujar Uskup Maumere.
Setelah silaturahmi dengan Uskup Maumere, rencananya petang nanti Roy Rening akan melakukan nyekar ke makam tokoh politik NTT Kanisius Pari, mantan Bupati Sikka Laurensius Say, dan Dominggus da Silva.
Dominggus da Silva adalah salah satu klien yang dibelanya ketika menangani kasus hukuman mati Fabianus Tibo cs sebagai dampak dari peristiwa Kerusuhan Poso.*** (eny)















