4 Hari Kasus Teror Panah, Polisi Belum Berhasil Ungkap Pelaku

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 April 2023 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Gregorius Federikus Sadin terbaring di RSUD TC Hillers Maumere dengan anak panah masih tertancap di perut bagian kanan (foto: istimewa)

Korban Gregorius Federikus Sadin terbaring di RSUD TC Hillers Maumere dengan anak panah masih tertancap di perut bagian kanan (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Polisi di Kabupaten Sikka belum berhasil mengungkap kasus teror anak panah yang terjadi 4 hari lalu di Kota Maumere.

Kapolres Sikka melalui Kasi Humas AKP Margono mengatakan saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap peristiwa tragis ini.

“Masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Margono, Senin (3/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Margono mengaku terdapat sedikit kendala teknis dalam pengembangan, karena hingga sekarang korban belum secara resmi melaporkan peristiwa ini ke kepolisian.

Sebagaimana diberitakan, teror anak panah menimpa Gregorius Federikus Sadin, seorang pelajar berusia 17 tahun, pada Kamis (30/3) sekitar pukul 23.30 Wita.

Kasus ini ramai dan menjadi viral di lamam media-media sosial. Mulanya netizen tidak menanggapi serius karena minimnya informasi publik. Namun setelah foto-foto korban ditampilkan dengan posisi anak panah yang masih tertancap, sontak netizen mengutuk peristiwa ini.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Dari berbagai informasi yang dihimpun media ini, diketahui Gregorius Federikus Sadin bersama temannya bernama Marianus Fritoloka, 21 tahun, malam itu melintasi Jalan Kimang Buleng dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Smash berwarna hitam.

Dua pelajar ini baru selesai memanfaatkan jasa internet gratis di Klinik Mahawira. Keduanya hendak kembali ke rumah, di belakang Kantor Pelni Maumere di Kelurahan Kota Uneng.

Persis di depan Seminari Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere, Gregorius Frederikus dan Marianus Fitaloka berpapasan dengan 2 motor yang datang dari arah utara.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Sepeda motor Beat berwarma putih, berboncengan 2 orang. Lalu sepeda motor Revo berwarna hitam, juga berboncengan 2 orang.

Saat itu tiba-tiba saja seorang pelaku yang adalah orang tidak dikenal, diketahui berboncengan sepeda motor Beat, melepaskan tembakan ke arah korban.

Spontan setelah itu pelaku bersama kawan-kawannya langsung kabur. Sementara Gregorius Frederikus bersama
Marianus Fritoloka terus melanjutkan perjalanan.

Korban mulai merasa sakit pada bagian kanan perut. Lalu mereka berhenti di tengah jalan. Korban kaget ketika mengetahui sebuah anak panah tertancap di bagian kanan perut.

Korban akhirnya dievakuasi ke RSUD TC Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru