Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Penumpang Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Komodo

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 Juni 2023 - 09:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana evakuasi penumpang kapal nelayan mati mesin di Perairan Komodo, Jumat (16/6) malam

Suasana evakuasi penumpang kapal nelayan mati mesin di Perairan Komodo, Jumat (16/6) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan, Jumat (16/6) malam, berhasil menemukan penumpang kapal nelayan mati mesin di Perairan Komodo Kabupaten Manggarai Barat. Semua mereka dalam keadaan selamat, dan langsung dievakuasi ke Pelabuhan KSOP Labuan Bajo.

Kapal nelayan yang mati mesin tersebut ditemukan setelah 2 jam operasi SAR. Posisi kapal berada di tengah laut, dalam kondisi terombang-ambing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel memastikan kapal tersebut tidak tenggelam.

“Awalnya kami terima informasi bahwa kapal tenggelam, ternyata tidak, kapal ini mengalami mati mesin. Juga jumlah penumpang 4 orang, bukan 7 orang seperti informasi awal,” jelas dia melalui rilis yang diterima media ini Jumat (16/6) malam.

Baca Juga :  Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut "Terbangun"?

Dia menjelaskan evakuasi mengalami kendala karena tingginya gelombang sekitar 2,5-3 meter. Namun akhirnya dengan segala upaya, Kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat berhasil merapat ke bodi kapala nelayan yang mati mesin.

Dia menambahkan setelah dilakukan komunikasi, hanya 1 orang saja yang bersedia dievakuasi. Sedangkan 3 orang lainnya memilih bertahan sambil terus melakukan perbaikan mesin kapal.

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Sebelumnya diberitakan, sebuah kapal nelayan dikabarkan tenggelam, Jumat (16/6), di perairan Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur.

Kapal nelayan tersebut membawa 7 penumpang, berangkat pukul 13.00 Wita dari Pulau Sape Nusa Tenggara Barat menuju Pulau Ramu Kabupaten Manggarai Timur.

Dalam pelayaran 4 jam sesudahnya, gelombang setinggi 3-4 meter menerjang kapal ini, tepat di perairan Pulau Komodo. Kapal pun tenggelam.*** (eny)

Berita Terkait

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA