Golput di Sikka Sangat Tinggi, Mencapai 59.587 Pemilih

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Maret 2024 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 226 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pelajar ikut memberikan hak suara saat PSU di TPS Kota Uneng 06

Seorang pelajar ikut memberikan hak suara saat PSU di TPS Kota Uneng 06

Maumere-SuaraSikka.com: Pemilih golongan putih (golput) mewarnai pesta demokrasi di Kabupaten Sikka. Jumlahnya cukup besar yakni 59.587 orang atau setara 24,40 persen yang tidak mencoblos pada Pemilu Anggota DPRD Kabupten.

Pemilih golongan ini selalu diidentikkan dengan sikap cuek, apatis, dan masa bodoh dengan kondisi politik. Mereka memutuskan tidak menyalurkan hak politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPU Sikka menetapkan pemilih tetap berjumlah 244.222 orang, tersebar pada 1.005 tempat pemungutan suara (TPS) di 21 kecamatan di daerah itu.

Dapil Sikka 1 meliputi Palue, Alok Barat, Alok dan Alok Timur mencakupi 72.106 pemilih. Lalu Dapil Sikka 2 meliputi Hewokloang, Kewapante, Kangae, Nele, Koting dan Lela terdapat 51.377 pemilih.

Selanjutnya Dapil Sikka 3 meliputi Talibura, Waiblama, Waigete, Mapitara, Doreng, dan Bola dengan 64.246 pemilih. Dan Dapil Sikka 4 meliputi Magepanda, Nita, Mego, Paga, dan Tanawawo 46.452 pemilih.

Pemilih yang paling banyak golput di Dapil Sikka 1. Jumlahnya mencapai 17.105 pemilih. Persentase golput sebesar 23,72 persen dari 72.106 DPT.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Menyusul 15.965 pemilih golput di Dapil Sikka 3. Persentasenya cukup tinggi, 24,85. Lalu Dapil Sikka 4 sebanyak 14917 pemilih golput atau setara 26,42 persen. Dan terakhir Dapil Sikka 2 pemilih golput sebanyak 11.600 atau setara 22,58 persen.

Hingga saat ini belum diketahui pasti apa alasan mendasar yang membuat pemilih tidak melaksanakan hak politiknya.

Saat pleno rekapitulasi DPT pada Juni 2023, KPU Sikka telah menyebut sebanyak 19.949 pemilih potensial yang belum memiliki KTP Elektronik.

Mereka yang masuk dalam kelompok ini seperti pemilih pemula yang sudah berumur 17 tahun pada saat hari pencoblosan. Selain itu ada juga orang tua dan kaum jompo yang belum melakukan perekaman. Unsur lain yang juga masuk dalam kategori ini yakni pemilik KTP luar Kabupaten Sikka, tapi sudah tinggal dan menetap bertahun-tahun di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Dispenduk Kabupaten Sikka telah melakukan berbagai langkah kerja untuk menjamin hak politik pemilih potensial. Hingga satu hari menjelang pemungutan suara tersisa 2.970 orang yang belum melakukan perekaman.

Faktor lain yang membuat pemilih golput yakni kondisi alam yang tidak mendukung pada saat hari pemungutam suara. Hujan deras berakibat banjir menggenangi lokasi TPS bisa jadi membuat pemilih enggan mendatangi TPS.

Pada bagian lain, media ini mendata terdapat 4.034 warga Kabupaten Sikka yang tidak terdaftar sebagai pemilih tetap, terlibat memberikan hak politik pada hari pemungutan suara. Mereka ini terkategori dalam pemilih khusus.

Pemilih kategori khusus paling banyak terdapat di Dapil Sikka 1 yakni 1.291 orang. Selanjutnya 1.202 orang di Dapil Sikka 3, lalu 1.043 orang di Dapil Sikka 4, dan 498 orang di Dapil Sikka 2.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA