
Korsel mencoba tampil menekan sejak awal babak pertama. Tim Taeguk Warriors menghadapi strategi pressing tinggi para pemain Indonesia sehingga kesulitan menguasai bola dan mendekati area kotak pinalti kiper Ernando Ari Sutaryadi.
Usaha Korsel sempat berbuah hasil pada menit ke-7. Berawal dari skema tendangan bebas yang memicu kerumunan di area kotak pinalti, tendangan keras Lee Kang Hee tak mampu diblok sempurna oleh Ernando. Gol itu sempat membuat Korsel unggul. Namun, VAR membatalkan gol tersebut karena ada seorang pemain Korsel yang berada dalam posisi offside.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Indonesia mampu keluar dari tekanan pemain Korsel setelah pertandingan berjalan sepuluh menit. Indonesia berhasil mencuri gol pertama pada menit ke-14. Berawal dari skema serangan balik, Rafael Struick berhasil memanfaatkan blok tidak sempurna dari barisan pertahanan Korsel. Dia melepaskan tendangan jarak jauh ke arah sudut kiri gawang Baek Jong Bum.
Mendominasi laga, Korsel baru bisa menyamakan pada menit ke-45. Berawal dari umpan silang di sisi kiri pertahanan Indonesia, Eom Ji-seong berhasil menyambut bola. Arah sundulannya berbelok setelah terkena blok Komang Teguh dan mengarah ke gawang Indonesia. Skor 1-1.
Keunggulan Korsel tidak bertahan lama. Empat menit masa injury time, Struick mengembalikan keunggulan Indonesia. Berawal dari umpan panjang Ivar Jenner, Struick berhasil memanfaatkan kebingungan di lini bertahan Korsel. Sentuhannya mengelabui kiper Baek Jong Bum. Skor 2-1 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.
Statistik menunjukkan bahwa laga berimbang. Korsel mendominasi 51,1 persen penguasaan bola berbanding 48,9 persen untuk Indonesia. Meski begitu, Korsel hanya berhasil membuat satu peluang bersih, sedangkan Indonesia memiliki tujuh peluang mencetak gol dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












