“Bayangkan saja kalau 1 hektar lahan tidur dimanfaatkan untuk budidaya bawang plus tanaman holtikulura lainnya,” ungkap dia.
Voni Francis yang kini sedang berproses mengikuti kontestasi Pilkada Sikka 2024 menambahkan saat ini yang perlu dilakukakan pemerintah daerah yakni intervensi ketersediaan pupuk non subsidi. Masalahnya, kata dia, selama melakukan pendampingan terhadap petani bawang, dia merasakan betul kendala tidak tersedianya pupuk non subsidi.
Astrea Indonesia, ujar Voni Francis, menyasar program budidaya bawang pada 4 desa di Magepanda yaitu Kolisia, Kolisia B, Done, dan Waturia. Untuk sukses program ini, Astrea Indonesia memberikan bantuan demplot kepada para petani. Setelah Magepanda, sasaran selanjutnya adalah petani di wilayah Kecamatan Waigete.*** (eny)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


Ikuti Kami
Subscribe












