Waspada! Stunting NTT Meningkat di 16 Kabupaten, Simak Selengkapnya!

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 363 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Pusat dan Pendidikan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN RI Lalu Makripuddin

Kepala Pusat dan Pendidikan Pelatihan Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN RI Lalu Makripuddin

Maumere-SuaraSikka.com: Survey Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 menampilkan hasil prevelensi stunting yang mencengangkan di NTT, jika dibandingkan dengan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Sebanyak 16 dari 22 kabupaten/kota mengalami peningkatan. Realitas ini kemudian memprovokasi peningkatan stunting untuk propinsi yang masuk dalam kategori miskin itu.

Dari data SKI Tahun 2023, sebanyak 16 kabupaten/kota yang mengalami peningkatan prevelensi stunting dibanding SSGI Tahun 2022 yakni Sumba Barat, TTS, TTU, Belu, Alor, Lembata, Flotim, Sikka, Manggarai, Rote, Sumba Tengah, SBD, Matim, Malaka, Sabu Raijua, dan Kota Kupang.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Sementara 5 kabupaten mengalami penurunan yakni Sumba Timur, Ende, Ngada, Manggarai Barat, dan Nagekeo. Hanya Kabupaten Kupang yang SKI Tahun 2023 sama dengan SSGI Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan paling signifikan terjadi pada Kabupaten Malaka yakni 14,8 persen, dari 32,9 persen pada tahun 2022 menjadi 47,7 persen pada tahun 2023.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Menyusul Belu meningkat 11,5 persen, Kota Kupang 10,7 persen, Sumba Tengah 9,9 persen, Flotim 9,8 persen, Sumba Barat 6,5 persen dan Sabu Raijua 6,3 persen.

Beberapa kabupaten lain mengalami peningkatan yang tidak terlalu besar. Kabupaten Sikka misalnya meningkat 0,6 persen, dari 32,7 persen tahun 2022 menjadi 33,3 persen pada tahun 2023.

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru