Dia mengatakan rumitnya pengurusan perizinan sangat menghambat kerja para nelayan Wuring. Ironinya, kerap kali para nelayan ditangkap di laut oleh Polisi Air karena tidak memiliki SIUP dan SIPI.
“Kalau sudah begini kami terpaksa tidak bisa melaut selama beberapa hari,” ujar dia.
Ansy Lema yang terkenal sangat peduli dengan nelayan langsung merespon persoalan ini. Bagi dia, pengurusan perizinan, termasuk lokasi, harusnya memberikan kemudahan bagi nelayan.

“Bapa Mama, jika saya jadi Gubernur, saya akan bangun Kantor Perizinan di Maumere sini. Kenapa? Karena Kabupaten Sikka potensi kelautan dan perikanan besar sekali. Kalau harus urus izin sampai ke Kupang tentu ribet, apalagi tiket pesawat mahal, kalau ke Larantuka butuh waktu 3 jam,” tegas Ansy Lema.
Mantan anggota Komisi IV DPR RI itu menambahkan selain mendirikan Kantor Perizinan di Maumere, Ansy-Jane juga akan menugaskan aparat pemerintah untuk turun secara berkala ke masyarakat. Petugas perizinan akan membantu nelayan untuk mengisi data hingga proses-proses selanjutnya selesai.
Dia mengatakan banyak nelayan yang tidak terbiasa menggunakan peralatan elektronik seperti komputer. Sehingga perlu dibantu untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang berpotensi menghambat proses kepengurusan perizinan bagi para nelayan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












