Api tidak berhasil dipadamkan, dan kapal terus tenggelam. Penumpang dan ABK meninggalkan kapal dengan melompat ke laut dan berenang menjauhi kapal yang terbakar. Mereka berupaya mengapung bertahan di air sambil menunggu bantuan SAR datang.
Tim SAR Gabungan kemudian bergerak cepat ke lokasi kejadian. KN Puntadewa tiba lebih dulu untuk memadamkan api dengan menggunakan water canon.
Menyusul setelah itu 1 unit speed PolAir Direktorat Polda NTT dan 1 unit RIB 500 PK Basarnas Maumere, melakukan penyisiran di laut untuk mengevakuasi korban. Kemudian 1 unit Rubber Boat Basarnas Maumere dan aqua eye di sekitar lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Para korban kemudian dievakuasi ke KN Puntadewa. Sebanyak 5 korban mengalami trauma dan hypotermia, sedangkan 1 korban tidak sadarkan diri, 1 korban mengalami patah tulang pada alat gerak bawah kanan, dan 1 korban mengalami luka bakar pada alat gerak atas kiri.
ABK KN Puntadewa langsung melaksanakan pertolongan pertama dengan melakukan RJP serta merawat patah tulang dan luka bakar. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Dermaga 5 Pelabuhan Laurens Say Maumere.
Tingkatkan Kapasitas
Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan menjelaskan peristiwa kebakaran pagi tadi merupakan simulasi Operasi Latihan SAR Gabungan Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan Kapal Terbakar.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












