Simulasi tersebut, jelas dia, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas personil dan alat angkut yang ada di wilayah kerja Basarnas Maumere.

“Dengan simulasi seperti ini, jika terjadi kecelakaan laut, kami ingin pastikan personil dan alut benar-benar siap, sehingga bisa mengurangi korban jiwa,” jelas dia.
Supriyanto Ridwan mengakui tingkat kecelakaan laut di wilayah kerja Basarnas Maumere sangat tinggi. Dia menyebut tahun ini tercatat 40 kasus. Paling banyak di Labuan Bajo. Untuk diketahui wilayah kerja Basarnas Maumere yakni dari Alor hingga Manggarai Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia memberikan apresiasi kepada TNI/Polri dan instansi lainnya pada masing-masing daerah dalam wilayah kerja Basarnas Maumere yang terlibat aktif dalam Potensi SAR.
“Kita bersyukur dapat dukungan dari TNI/Polri dan potensi yang ada pada wilayah di sini,” ujar dia.
Eliminir Laka Laut
Pada bagian lain, Supriyanto Ridwan mengingatkan semua pengguna air, baik laut maupun sungai, untuk memiliki komitmen yang sama dalam mengeliminir terhadinya kecelakaan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












