“Ke depan semua sumber pendapatan pajak dan retribusi ini harus dilakukan secara digital. Ketika dilakukan secara digital, semua bisa terdata. Kita bisa mendapatkan pemasukan sesuai aturan yang berlaku. Meminimalisir kebocoran,” ungkap politisi berusia 48 tahun itu.
Ketiga, merapikan aset-aset tidur Propinsi NTT menjadi aset produktif. Merujuk data Pemprop NTT, jumlah kepemilikan aset tanah yang tercatat dalam neraca 31 Desember 2023 berjumlah 1.210 bidang tanah di 26 perangkat daerah.
Sementara itu, tanah yang masih bernilai Rp 0 rupiah sebanyak 142 bidang dan tanah yang belum diketahui luasannya sebanyak 101 bidang. Ansy Lema mengungkapkan bahwa tanah milik Pemprop NTT perlu dilakukan identifikasi dan penilaian agar dapat diberdayakan dari aset tidur menjadi lebih produktif. Selain itu, terdapat pula 6.660 unit gedung milik Pemprop NTT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aset-aset tidur ini akan kita utilisasi agar kita bisa dapat pendapatan yang namanya pendapatan sewa. Terhadap tanah-tanah Pemprop yang belum diketahui luas dan nilainya akan kita identifikasi dan kita beri penilaian agar dapat diberdayakan menjadi lebih produktif,” ujar dia.
Keempat, iklim investasi yang kondusif. Mantan Jurubicara Ahok itu menyampaikan akan menciptakan iklim investasi yang sehat untuk menggaet para investor masuk ke NTT dan membuka lapangan pekerjaan.
Kelima, revitalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Ansy Lema menekankan akan merevitalisasi BUMD untuk meningkatkan deviden (penghasilan) dengan cara menerapkan tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












