Ribut Gaduh Hasil Seleksi P3K di Sikka, Ini Biang Keroknya!

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 Januari 2025 - 08:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 23,880 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa saat RDP terkait hasil seleksi P3K, Selasa (7/1)

Penjabat Sekda Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa saat RDP terkait hasil seleksi P3K, Selasa (7/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Hasil Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahun 2024 di Kabupaten Sikka menjadi ribut gaduh. Pasalnya beberapa peserta yang lulus diragukan keabsahan persyaratan administrasi dan prosedural.

Persoalan ini kemudian masuk dalam ruang politik. DPRD Sikka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemerintah daerah setempat, Selasa (7/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RDP dipimpin Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi, didampingi Wakil Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa dan Herlindis Donatha da Rato. Empat 4 anggota DPRD Sikka berhalangan hadir.

Baca Juga :  Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka

Dari pemerintah hadir Penjabat Sekda Sikka Margaretha Movaldes da Maga Bapa dan Kepala BKDPSDM Mayela da Cunha. Hadir juga Kepala SatPol PP Adeodatus Buang da Cunha, sebagai salah satu pihak yang melakukan protes secara resmi melalui DPRD Sikka.

RDP berlangsung alot selama kurang lebih 3 jam. Cukup banyak anggota yang mempersoalkan proses seleksi tersebut. Bahkan ada anggota Dewan yang tidak segan-segan menyebut proses seleksi ini sebagai cacat prosedural, dan meminta agar hasil seleksi dibatalkan.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi menyebut beberapa persoalan yang mencuat dari hasil seleksi, seperti peserta yang lulus seleksi tidak pernah bekerja pada unit kerja dimaksud, peserta yang sudah berhenti kerja namun lulus seleksi, peserta yang lulus seleksi tapi bekerja belum sampai 2 tahun, termasuk peserta yang pernah menjadi calon legislatif.

Berita Terkait

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru